Sejak awal berdirinya, sekolah-sekolah Islam Terpadu telah mencanangkan dan mempersiapkan mewujudkan generasi emas, bahkan tidak hanya generasi emas di dunia namun generasi emas di akhirat. Dunia kita genggam dan akhirat juga kita genggam. Inilah prinsip sekolah Islam terpadu yang akan terus kita jaga. yaitu terwujudnya generasi qurani atau Rabbani yang Tangguh, mandiri, berprestasi, berjiwa pemimpin dan berwawasan global sebagai teladan dan pelopor masa depan.
Sekolah Islam Terpadu di dorong memiliki empat keunggulan yaitu 1) unggul dalam bidang teknologi pembelajaran, 2) Unggul dalam bidang pembinaan siswa,3) Unggul dalam bidang keislaman, dan 4) Unggul dalam bidang manajemen sekolah. Sehingga di harapkan lulusan SIT memiliki kompetensi karakter Islami, wawasan luas, kreatif dan inovatif, mandiri, nasionalis, global competition dan global coperation. Semua itu sudah tertuang di panduan standart mutu kekhasan SIT 5.0.
Profesor Dr. Sukro Muhab selaku Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia dalam sebuah seminarnya menjelaskan terkait tugas dan peran strategis JSIT Indonesia terkait mewujudkan generasi emas.
“Untuk membangun generasi emas, JSIT melalui SIT harus mengembangkan 4 kapasitas. Yaitu negarawan, profesionalitas, akseptabilitas dan Integritas.”
Pertama, kapasitas negarawan yang mampu mendorong siswa memiliki sikap inklusif, nasionalis dan citizhenship cultural competences. Kedua, Kapasitas profesionalitas dalam hal akademik (critical thinking dan creatif thinking) . Ketiga, Akseptabilitas dalam kepemimpinan (communication, collaborative, caring). Keempat, kapasitas integritas dalam hal moral.
Selama ini menurut Sukro, SIT memiliki salah satu perangkat untuk membangun kapasitas charakter and spiritual quotient melalui wadah Bina Pribadi Islami (BPI). Disinilah, SIT berupaya untuk mewujudkan generasi yang sholeh, kreatif, inovatif, siap memimpin dan sukses dunia dan akhirat.
Dengan semangat tersebut, semoga pada tahun 2045 — alumni sekolah di bawah JSIT Indonesia dari sabang sampai Merauke hadir menjadi pemimpin besar bangsa yang sholeh. Mereka hafal quran, taat kepada Allah dan Rasulnya. Harapannya mampu mewujudkan negeri Indonesia menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur.
Penulis : Siswandi, S.Pd
Editor : Anjaya Wibawana
