Peserta TrenDi juga membagikan pengalaman berharga mereka. Syauqi, siswa SDIT Al Ibrah Gresik, mengaku menikmati setiap momen di pesantren ini. “Saya senang mengikuti Pesantren Ramadhan DIRA. Meskipun kadang ditegur, saya merasa nyaman karena selalu ditemani teman-teman. Terima kasih atas pengalaman membahagiakan ini,” ujarnya. Tak hanya itu, ia juga merasa bangga karena berhasil melanjutkan tilawah satu juz selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Nurin Fathiya Ramadhani dari SMPIT Al Uswah Surabaya merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. “Meskipun acara padat dan melelahkan, semuanya terbayar lunas dengan bertemu teman-teman yang seru dan mendapatkan ilmu bermanfaat. Lingkungan di sini juga sangat mendukung untuk terus berbuat kebaikan,” tuturnya.
Nurin menambahkan bahwa kegiatan ini mengajarkannya pentingnya meningkatkan kualitas diri dan memperluas pertemanan. “Jangan hanya berteman dengan teman satu sekolah, tapi juga dengan yang lain. Jaga komunikasi, hafalan, dan maksimalkan ibadah di bulan Ramadhan,” pesannya.
Dengan berakhirnya Pesantren Ramadhan DIRA 2025, harapan besar disematkan kepada para peserta untuk terus membawa semangat TrenDi ke kehidupan sehari-hari. Sampai jumpa di TrenDi tahun depan dengan pengalaman yang lebih seru dan inspiratif!
