KLATEN — Upaya memperkuat kolaborasi dan sinergi antarwilayah terus dilakukan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Salah satunya melalui kunjungan silaturrahim pengurus JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur ke JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah di RM Kakung Sableng, Kabupaten Klaten, Kamis (7/5/2026).
Rombongan JSIT Jawa Timur yang terdiri dari 14 pengurus dipimpin langsung oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, ST, M.PSDM. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Hananto Widhiaksono, S.Sos., S.Pd.Gr., bersama jajaran pengurus wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Edris menyampaikan bahwa kunjungan kerja bukan sekadar agenda formal, melainkan sarana untuk saling belajar dan menguatkan.
“Kunjungan kerja bukan sekadar perjalanan, tetapi langkah untuk belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama,” ujarnya.

Sebelum agenda silaturrahim berlangsung, rombongan JSIT Jawa Timur juga melakukan kunjungan ke SMPIT dan SMAIT Ibnu Abbas Klaten untuk melihat langsung praktik pendidikan yang diterapkan di sekolah tersebut.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua wilayah saling berbagi inspirasi, praktik baik, hingga strategi pengembangan pendidikan Islam terpadu yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
Selain membahas penguatan mutu pendidikan, forum tersebut juga menjadi momentum mempererat ukhuwah antarwilayah demi menghadirkan layanan pendidikan Islam yang semakin berkualitas.
“Kalau Jateng dan Jatim sudah berkolaborasi, pendidikan Indonesia makin maju dan berprestasi,” ungkap salah satu pengurus dalam suasana penuh semangat kebersamaan.

Melalui silaturrahim ini, JSIT Jawa Timur dan Jawa Tengah berharap sinergi antarwilayah dapat terus terjalin, sekaligus melahirkan berbagai program kolaboratif untuk kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.
