Penulis: Fauzan
Surabaya — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pengembangan Usaha (BPU) yang berlangsung di Graha TI Surabaya. Kegiatan ini diikuti 23 peserta dari 15 daerah se-Jawa Timur, seluruhnya adalah ibu-ibu penggerak unit usaha sekolah Islam Terpadu.

Selama ini, Bidang Pengembangan Usaha (BPU) memiliki peran penting dalam menyebarkan produk-produk unggulan JSIT Indonesia ke seluruh satuan pendidikan SIT. Di antara produk yang telah dikelola secara profesional oleh BPU adalah kain seragam batik JSIT, Diary Ramadhan (Dira), buku pelajaran dengan pendekatan Terpadu, serta berbagai jenis merchandise khas JSIT.
Tak hanya fokus pada distribusi produk, BPU juga aktif membuka layanan langsung saat event besar JSIT seperti seminar, lomba, dan Kemah Wilayah. Outlet BPU menjadi pusat perhatian, menawarkan beragam kebutuhan sekolah dan siswa sekaligus memperkuat citra SIT di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Anita Rohmi, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bukan hanya ajang menyamakan visi, tapi juga wadah peningkatan kapasitas. Karena itu, rangkaian acara juga diisi dengan pelatihan digital marketing oleh Yura Bachtiar, seorang content specialist yang sudah berpengalaman membina UMKM dan institusi pendidikan dalam pemasaran daring.
Menariknya, seluruh peserta pelatihan adalah para ibu-ibu BPU yang dengan semangat langsung praktik membuat konten kreatif di TikTok. Mereka diajak bermain konten, belajar algoritma, hingga mencari cara kreatif meningkatkan pemasukan unit usaha di daerahnya masing-masing.
Kepala Bidang BPU JSIT Jatim, Afzal Farid Al Fahmi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran ekonomi kreatif di lingkungan SIT. Harapannya, BPU bisa menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung keberlangsungan dan kemandirian finansial sekolah-sekolah SIT.
Dengan semangat “ibu-ibu kreatif, SIT produktif”, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran BPU sebagai ujung tombak pemasaran dan branding sekolah Islam Terpadu di era digital.
