Malam yang Mengubah Persepsi
Malam hari merupakan waktu yang lelah untuk tubuh setelah aktivitas di pagi hingga sore hari. Hal itulah yang dirasakan anak-anak SMPIT Nurul Islam Krembung Sidoarjo ketika selesai aktivitas mereka dalam acara MABIT (Malam Bina Taqwa) asrama. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan mereka dengan melaksanakan kewajiban dan sunnah secara bersama sama.
Mabit mengajarkan anak-anak untuk terus hidup Islami selama sehari penuh. Hal ini menunjukkan bahwa Mabit sesuai dengan ajaran Islam dalam QS. al-Baqarah:208 yakni masuklah ke dalam Islam secara kaffah . Rundown acara yang dibuat disibukkan beribadah kepada Allah dan juga beribadah terhadap sesama.
Salah satu acara yang menarik membaca dongeng/cerita sebelum tidur. Cerita yang biasanya digunakan untuk anak-anak, sekarang dibacakan untuk remaja SMP yang sedang mencari jati diri. Selain itu, cerita yang dibacakan bukan fiksi ataupun fabel seperti biasanya. Cerita yang dibacakan oleh guru adalah kisah Rasulullah yang memprediksi bahwa Islam akan menguasai dunia. Bagaimana pengaruh cerita sebelum tidur atau bedtime story untuk remaja SMP?
Bedtime story untuk anak
Bedtime story merupakan aktivitas menceritakan suatu kisah untuk mengantarkan seorang anak tidur. Bedtime story atau Bercerita sebelum tidur juga bertujuan untuk menambah pemahaman mengenai kisah yang diceritakan. Terdapat empat poin pentingnya cerita sebelum tidur atau bedtime story. Pertama, Cerita sebelum tidur dapat menjadi alat untuk pembentukan karakter dan nilai moral. Cerita sebelum tidur dapat menstimulus anak untuk mengambil nilai moral, etika, dan budi pekerti yang didapatkan dalam cerita.
Kedua, bedtime story dapat mengendalikan agresivitas dan emosi anak. Seorang anak yang disuguhi cerita sebelum tidur dapat memiliki kontrol diri yang lebih baik. Hal itu dikarenakan mereka memiliki pilihan yang tepat dengan meniru perilaku tokoh-tokoh dalam cerita tersebut.
Ketiga, Meningkatkan kecerdasan emosional anak. Bedtime story membantu anak mengekspresikan dan memahami emosi secara tepat. Hal ini membantu seorang anak dalam memecahkan masalah di kemudian hari ketika melakukan interaksi sosial. Keempat, Stimulasi kognitif dan literasi. Dengan bedtime story, anak akan mendapatkan wawasan mengenai kisah yang dibacakan. Hal itu membuat rasa penasaran akan tumbuh dan memunculkan budaya literasi anak untuk mengeksplorasi bacaannya.
Bedtime Story Sebagai Jembatan Ruhani: Menghidupkan Kembali Firasat Nabi Muhammad Menaklukkan Dunia
Siswa SMPIT Nurul Islam Krembung mendengarkan bedtime story mengenai kisah Rasulullah dalam buku Firasat Muhammad karya Abu al-Futuh Shabri. Jika siswa biasa mendengarkan Sirah Nabawiyah , buku yang aslinya berjudul Shadaqta, Ya Rasulullah ini membawa nuansa baru dalam menceritakan sejarah Rasulullah. Buku ini menceritakan firasat atau prediksi nabi Muhammad terhadap suatu peristiwa yang terjadi masa depan. Salah satu firasat yang menarik dan dipilih oleh siswa berjudul Penaklukan Dunia.
Subbab Penaklukan Dunia merupakan subbab yang diinginkan oleh siswa untuk dibacakan sebelum tidur. Subbab ini menceritakan firasat Nabi Muhammad mengenai Islam yang akan menaklukkan dunia. Kisah ini dimulai dengan kisah Suraqah bin Malik yang hendak membunuh Rasulullah dan Abu Bakar ketika berangkat hijrah ke Madinah. Suraqah tergiur dengan hadiah 100 unta jika dapat membunuh keduanya.
Ketika hendak membunuh, kuda Suraqah sering tergelincir. Saraqah tidak mempunyai kuasa untuk membunuh Rasulullah. Saraqah kemudian berkata “Aku pun menyadari, dia (Muhammad) pasti ada yang melindungi. Dan, Allah pasti akan memenangkannya. Aku yakin dia benar. Dia telah berdoa untuk meminta perlindungan dariku.” Saraqah kemudian berkata “Aman, wahai Rasulullah! aman, wahai Muhammad! aman, wahai Muhammad!”. Rasulullah kemudian menyuruh Abu Bakar untuk menyampaikan bahwa Saraqah aman dengan syarat ia menyembunyikan keberadaan Rasulullah dan Abu Bakar.
Rasulullah kemudian bertanya kepada Saraqah “Bagaimana pendapatmu jika suatu saat nanti engkau memakai jubah kebesaran Kisra?”. Perkataan itu merupakan firasat nabi Muhammad bahwa raja Kisra akan kalah. Hal itu benar terjadi ketika Sa’ad bin Abi Waqqash berhasil menguasai singgasana Kisra dan mengambil jubahnya. Jubah tersebut kemudian diberikan kepada Umar bin Khattab. Umar kemudian mengenakan jubah tersebut kepada Saraqah bin Malik.
Kisah tersebut merupakan kisah yang tepat untuk siswa SMPIT. Mereka adalah generasi Islam yang yang akan membawa Islam ke depan. Pada malam itu, tidak ada kepastian apakah para siswa memimpikan perjuangan Nabi Muhammad dan sahabatnya saat itu. Apabila mereka bermimpi, harapan terucap kata “Rasulullah, i’m coming” pada saat itu. Mereka bisa merasakan dalam bunga tidur bagaimana perjuangan Rasulullah mengembangkan Islam yang akan menguasai dunia.
Dengan bedtime story, siswa SMPIT diharapkan meniru sikap sabar, tawakal, kontrol diri, dan kecerdasan emosional dari Nabi Muhammad sebagai pembentukan karakternya. Nabi Muhammad yang hendak dibunuh Saraqah masih berdoa berlindung kepada Allah. Ketika Saraqah tidak mempunyai kuasa, Nabi Muhammad dapat mengontrol diri dengan memaafkan Saraqah. Selain itu, Nabi Muhammad juga meminta Saraqah untuk merahasiakan pertemuannya adalah bentuk pemecahan masalah agar tidak ditemukan oleh kaum kafir Quraisy. Kisah tersebut juga bisa menjadi wawasan baru bagi siswa melalui Sirah Nabawiyah yang dibalut dengan versi prediksi nabi Muhammad.
Penulis: Irfan Zakariah
