PAMEKASAN – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Pamekasan-Sampang menggelar Festival Muharam 1448 Hijriah dengan tema “Bersatu, Berprestasi, Peduli Palestina” di kawasan Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum menyambut Tahun Baru Islam sekaligus menanamkan semangat persatuan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam kepada generasi muda.
Festival Muharam diikuti sebanyak 364 peserta dari 10 lembaga pendidikan yang tergabung dalam JSIT Pamekasan-Sampang. Mereka berasal dari SD Quran Utrujah, SDIT Multazam, SDIT Al-Ibroh, TKIT Al-Ibroh, RA Al-Badriyah, RA Aisyiyah Bandaran, PAUD Tunas Cendekia, TKIT Multazam, TK Tahfidz Utrujah, dan MTs Multazam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pawai Muharam yang mengambil titik start dan finis di Monumen Arek Lancor. Para peserta berjalan menyusuri Jalan Jokotole, Jalan Balaikambang, Jalan Kesehatan, hingga Jalan Agus Salim sebelum kembali ke lokasi awal.
Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan berbagai atribut, poster, dan kreasi bertema Tahun Baru Islam serta pesan-pesan kemanusiaan untuk Palestina. Kehadiran ratusan siswa dengan beragam kostum dan karya kreatif menarik perhatian masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai.
Selain pawai, Festival Muharam juga dimeriahkan dengan pentas seni Islami yang menampilkan berbagai bakat dan kreativitas peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Beragam penampilan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mengembangkan potensi siswa dalam bidang seni dan dakwah.
Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya bazar dan penggalangan donasi untuk Palestina. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak belajar tentang arti berbagi, empati, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.
Ketua JSIT Pamekasan-Sampang menyampaikan bahwa Festival Muharam tidak hanya menjadi ajang perayaan Tahun Baru Islam, tetapi juga wadah mempererat ukhuwah antar lembaga pendidikan Islam di wilayah Pamekasan dan Sampang.
“Kami berharap semangat Muharam menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kreativitas peserta didik, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Festival Muharam 1448 H tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari lembaga peserta, panitia, sponsor, media partner, relawan, hingga para orang tua yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Festival Muharam 1448 H JSIT Pamekasan-Sampang menjadi bukti bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam mampu menghadirkan kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Melalui tema “Bersatu, Berprestasi, Peduli Palestina”, JSIT Pamekasan-Sampang berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya mengembangkan potensi akademik dan kreativitas peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
