GRESIK – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penguatan nilai kepedulian sosial di SDIT Al Ibrah. Pada Selasa (3/3/2026), sekolah tersebut menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Santunan Yatim Dhuafa yang menghadirkan 145 penerima manfaat dari lingkungan sekitar hingga wilayah pelosok Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Islamic Center SDIT Al Ibrah ini merupakan bagian dari rangkaian program ASCAR (Al Ibrah Student Camp in Ramadhan) yang digelar selama empat hari, 2–5 Maret 2026. Program tahunan tersebut dirancang sebagai media pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter siswa melalui pengalaman ibadah dan aksi sosial secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari bazar sembako murah, penyaluran santunan, hingga tausiyah inspiratif. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika pendongeng islami, Kak Tatik Respati, menyampaikan kisah-kisah bernilai hikmah dengan gaya komunikatif. Tawa anak-anak beberapa kali pecah, namun pesan moral yang disampaikan tetap membekas di hati para hadirin.

Penanggung jawab kegiatan, Ustadzah Nurbaiti, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari pendidikan karakter di sekolah. Menurutnya, ASCAR bukan sekadar agenda seremonial Ramadhan, melainkan proses pembelajaran nyata tentang empati dan kepedulian.
“Anak-anak perlu merasakan langsung bagaimana indahnya berbagi. Dari pengalaman itulah tumbuh simpati dan empati yang autentik, bukan sekadar teori di kelas,” ujarnya.
Tak berhenti pada santunan, para siswa juga dilibatkan dalam aksi berbagi takjil kepada pengguna jalan di kawasan Perum GKB Manyar dan masyarakat sekitar. Kegiatan turun langsung ke lapangan tersebut menjadi sarana pembelajaran sosial yang kontekstual, sekaligus melatih keberanian dan kepekaan siswa dalam berinteraksi dengan masyarakat luas.

Program sosial ini terselenggara atas kolaborasi dengan Yayasan Kotak Amal Indonesia Cabang Gresik (Yakindo), sehingga jangkauan bantuan dapat diperluas hingga masyarakat di daerah yang membutuhkan.
Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mitra yang terlibat. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan ASCAR tidak hanya memberi manfaat bagi penerima santunan, tetapi juga menjadi bekal pembelajaran bermakna bagi siswa.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat, sekaligus membentuk generasi yang tumbuh dengan karakter peduli dan berjiwa sosial,” tuturnya.
Melalui program ini, SDIT Al Ibrah menegaskan komitmennya bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan sensitivitas sosial. Ramadhan pun menjadi ruang praktik nyata bagi siswa untuk belajar memberi, memahami, dan merasakan kebahagiaan dalam berbagi. (*)
