Penulis: Nur Siska Yuliana,.S. Pd
BOJONEGORO – Sebanyak 74 siswa kelas 6 SD IT Insan Permata Bojonegoro mengikuti kegiatan outing class bertajuk “My Dream” pada Kamis (4/9/2025). Program ini dirancang khusus untuk mengenalkan berbagai profesi secara langsung sesuai cita-cita siswa, mulai dari aparat hukum, tenaga medis, pendidik, wirausahawan, hingga atlet sepak bola.
Kegiatan yang sebelumnya sempat vakum ini kini kembali digelar sebagai bagian dari kurikulum sekolah. Tujuannya antara lain memberi pengalaman nyata, melatih keberanian berkomunikasi, menumbuhkan motivasi belajar, serta membantu menemukan minat dan bakat sejak dini.
Belajar Profesi Sesuai Cita-cita
Sebelum berangkat, para siswa melaksanakan sholat dhuha bersama lalu mendapat pengarahan dari guru pendamping. Mereka dibagi menjadi tujuh kelompok untuk mengunjungi beberapa instansi, antara lain Kodim 0813 Bojonegoro, Kejaksaan Negeri Bojonegoro, STIE Cendekia, Puskesmas Wisma Indah dan Ngumpak Dalem, serta pelaku usaha lokal Pak Tris Pinggiran.
Di Kodim 0813, siswa diperkenalkan dengan kedisiplinan melalui praktik Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan wawasan kebangsaan. Sementara di Kejaksaan Negeri, mereka diajak mengenal ruang kerja jaksa serta alur penanganan perkara hukum. “Kami ingin anak-anak sejak dini paham pentingnya penegakan hukum,” ujar salah satu pembimbing kejaksaan.
Kunjungan ke STIE Cendekia disambut langsung oleh Dekan, Ibu Nurul Mazidah, yang memberikan inspirasi tentang dunia pendidikan tinggi. Sedangkan di Puskesmas, siswa belajar alur pelayanan kesehatan, bertemu dokter, hingga mendapat edukasi soal pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Inspirasi dari Wirausaha dan Pesepak Bola
Tidak kalah menarik, entrepreneur lokal Pak Tris Pinggiran membagikan kisah perjuangannya membangun usaha dari nol hingga sukses. Siswa pun mendapat motivasi bahwa kegigihan dan pantang menyerah adalah kunci kesuksesan.
Sementara itu, bagi siswa yang bercita-cita menjadi atlet sepak bola, pengalaman berlatih langsung dengan Samsul Arif, pemain Persibo sekaligus putra daerah Bojonegoro, menjadi momen paling seru. Mereka berlatih di Stadion Letjen Soedirman dengan bimbingan coach, lengkap dengan seragam dan sepatu bola. Samsul Arif bahkan membagikan souvenir dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan.
Ditutup dengan Kegiatan Rekreasi
Usai kunjungan, rombongan siswa melanjutkan refresh time di Bojonegoro Water Sport (BWS). Mereka berenang, bersantai, lalu menutup kegiatan dengan sholat dzuhur berjamaah di sekolah sebelum akhirnya pulang dengan membawa segudang pengalaman baru.
“Semoga melalui kegiatan My Dream, anak-anak semakin termotivasi, berani bermimpi, dan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang beradab serta berakhlak mulia,” ujar salah satu guru pendamping.
