Penulis: Maria Indah Triana
SURABAYA — Semangat belajar tidak hanya milik peserta didik, tetapi juga para pendidik. Hal itu tampak jelas dalam kegiatan Forum Diskusi Guru PAUDIT Surabaya yang digelar pada Jumat (10/10/2025) di KB-TKIT Al Uswah 2 Surabaya.
Forum ini diikuti oleh pendidik dari 14 lembaga PAUDIT se-Kota Surabaya dan membahas topik utama “Bedah RPP ADLX Introflex Terpadu”, yang diselenggarakan oleh Tim Penjamin Mutu JSIT Surabaya.
Kegiatan berlangsung dari pukul 12.30 hingga 15.30 WIB dan menjadi wadah inspirasi bagi guru dalam memperdalam pemahaman tentang penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis ADLX (Active Deep Learning Experience) — pendekatan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif anak melalui Introflex (Individualisasi, Interaksi, Observasi, dan Refleksi).
Forum Interaktif Penuh Antusias
Acara dibuka oleh Rosnaeni, S.Pd dari TKIT Insan Cendekia, diawali dengan tilawah QS. Al-Fatihah dan QS. Al-Kahfi ayat 1–20, kemudian menyanyikan Indonesia Raya dan Mars JSIT. Suasana semakin hangat dengan sesi ice breaking senam pacu yang memecah keheningan siang.

Dalam sambutan pembuka, Maria Indah Triana, S.Pd selaku perwakilan Tim Penjamin Mutu JSIT Surabaya menyampaikan bahwa forum ini merupakan tindak lanjut dari workshop ADLX sebelumnya, dengan tujuan menguatkan pemahaman guru agar semakin terampil dalam menyusun RPP yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.
“Kegiatan ini diharapkan memperkaya praktik pembelajaran di sekolah dan memastikan setiap guru mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna bagi anak didik,” ujarnya.
Bedah RPP Bersama Coach Anita Rohmi
Sesi utama dipandu oleh Coach Anita Rohmi, yang memaparkan konsep ADLX Introflex Terpadu dan memberikan panduan membedah RPP dari peserta. Para guru kemudian menelaah bersama komponen penting dalam RPP seperti tahapan terangkan, eksplorasi, respon, pembiasaan, afirmasi, duniawi, dan ukhrowi.
Diskusi berlangsung dinamis. Para pendidik berbagi pengalaman praktik ADLX di lembaga masing-masing, berdiskusi tentang tantangan, serta merumuskan inovasi agar proses belajar semakin kontekstual dan menyenangkan.
“Guru terlihat sangat aktif berdiskusi dan saling menginspirasi. Banyak ide muncul dari hasil kolaborasi mereka,” tutur salah satu panitia kegiatan.
Refleksi dan Komitmen Lanjutan
Kegiatan ditutup dengan kesimpulan dan rencana tindak lanjut, di mana para guru sepakat untuk mengadakan forum diskusi rutin serta berkomitmen mengimplementasikan RPP berbasis ADLX Terpadu di sekolah masing-masing.
Dalam testimoni penutup, Sri Oetami, S.Psi, Kepala KB-TKIT Al Uswah 2 Surabaya, mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme para guru.
“Acara hari ini sangat berkesan. Meski panas dan jarak jauh, semangat guru-guru luar biasa. Forum ini menyegarkan kembali semangat belajar dan menjadi refleksi sejauh mana pembelajaran deep learning sudah diterapkan,” ujarnya.
Forum Diskusi Guru PAUDIT Surabaya ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju pendidikan anak usia dini yang lebih bermakna, adaptif, dan berorientasi pada karakter Islami — sejalan dengan semangat JSIT untuk terus menghadirkan pembelajaran terbaik di setiap lembaga.
