Penulis: Sarsiyani
Jember— Sorak gembira mewarnai bumi perkemahan PPG Wisata Pinus Sidomulyo, Jember. Siswa-siswi SDIT Al Uswah Magetan sukses menorehkan prestasi membanggakan di ajang Lomba Tingkat IV Sako Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Jawa Timur 2025.
Dari ratusan peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota, regu pramuka Al Uswah tampil tangguh dan disiplin. Hasilnya, Regu Putra berhasil meraih Juara 1 Penggalang SD Putra, sementara Regu Putri membawa pulang Juara 3 Penggalang SD Putri.
Namun bagi mereka, kemenangan ini bukan sekadar soal piala. Lebih dari itu, ini adalah simbol kerja keras, latihan panjang, dan semangat pantang menyerah yang telah ditempa selama berbulan-bulan di Magetan.

Dari Upacara hingga Scout Challenge, Semua Dijalani dengan Semangat
Selama tiga hari berkemah, regu Al Uswah mengikuti berbagai kegiatan — mulai dari upacara, teknik kepramukaan, pionering, scout challenge, lomba obat tradisional, hingga kegiatan KIM (Kemampuan Indra Manusia).
Setiap tantangan dijalani dengan serius, penuh semangat kebersamaan, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam yang menjadi ciri khas Pramuka SIT.
Regu Putra “Garuda” dan Regu Putri “Sakura” pun berhasil mengantongi sejumlah wimple, tanda capaian keterampilan di berbagai kategori.
Regu Garuda sukses meraih Wimple Merah di hampir seluruh kegiatan utama, termasuk upacara, penyajian, dan giat ibadah. Sementara Regu Sakura tampil gemilang dengan kombinasi Wimple Merah dan Hijau di cabang scout challenge, obat tradisional, dan giat ibadah.

“Kemenangan Ini Buah Latihan dan Doa”
Kepala SDIT Al Uswah Magetan, Ustadzah Jati Palupi, S.Pd., tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas capaian anak-anak didiknya.
“ Kemenangan ini adalah buah dari latihan intensif, kerja sama, dan keteguhan hati. Terima kasih kepada pembina, wali murid, dan seluruh pihak yang mendukung perjalanan pramuka kita. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menjadi generasi muda yang tangguh serta bermanfaat,” ujarnya.
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Bagi para peserta, ajang LAGA IV ini bukan hanya tentang lomba dan wimple. Di balik tenda, api unggun, dan barisan pramuka yang tegap, tersimpan proses panjang pembentukan karakter — tentang disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan ukhuwah.
Kegiatan seperti ini menjadi laboratorium karakter bagi santri dan pelajar SIT. Mereka belajar bagaimana memimpin, bekerja sama, beradaptasi, serta menghargai perjuangan teman dan pembina.
Terima Kasih untuk Semua Pihak
Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang berperan — mulai dari pembina pramuka dan guru pendamping yang setia membimbing, hingga orang tua dan wali murid yang selalu mendukung dengan doa dan semangat.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai islami bisa melahirkan prestasi yang membanggakan.
Selamat kepada Regu Garuda dan Regu Sakura, penggalang kebanggaan Magetan! Teruslah melangkah, karena disiplin dan kerja sama bukan hanya membawa kemenangan — tapi juga membentuk karakter yang akan dikenang sepanjang hayat.
