Penulis: Janan
GRESIK – Aula SMPIT Al Ibrah, Sabtu pagi, (9/8/2025) dipenuhi suasana hangat yang berpadu antara haru dan bahagia. Di hadapan keluarga besar Yayasan Al Ibrah, dilaksanakan pelepasan 10 siswa SMPIT yang akan mengikuti program tahsin dan tahfidz di Masjidil Haram selama 30 hari, sekaligus menjalani ibadah umroh, serta pemberangkatan empat guru dan pegawai penerima apresiasi umroh selama 12 hari.
Turut hadir dan memberikan pesan inspiratif, Pembina Yayasan Al Ibrah Ustadz Kholid, M.PSDM, serta Pengasuh Pondok Pesantren Al Ibrah Ustadz Agus Zulkarnain, Lc., M.Pd.I. Dalam sambutannya, Ustadz Kholid menekankan pentingnya bekal lahir dan batin bagi seluruh peserta. “Ilmu adalah kompas. Saat di tanah suci, akan ditemui beragam cara beribadah. Hadapi semua dengan pengetahuan dan sikap yang benar,” pesannya.
Ustadz Agus Zulkarnain mengingatkan agar kesempatan istimewa ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dengan nada berseloroh, beliau menyemangati para siswa yang akan belajar Al-Qur’an di Masjidil Haram, “Selain hafalan dan tahsin, coba manfaatkan untuk belajar bahasa Arab. Pulang nanti sudah bisa marah dan nangis pakai bahasa Arab,” ucapnya, disambut tawa hangat para hadirin.

Keempat guru dan pegawai penerima apresiasi umroh adalah Ustadz Janan (Kepala SDIT Al Ibrah), Ustadzah Sri Dwi Widyastutik (Staf TU Manajemen Yayasan), Ustadzah Luluk Musta’anah (Guru KB/TKIT Al Ibrah), dan Ustadz Taufiqur Rahman (Wakil Kepala SMPIT Al Ibrah).
Menurut Kepala Divisi Humas, Ustadz Imam Syafii bahwa Program apresiasi ini merupakan agenda tahunan Yayasan Al Ibrah sebagai bentuk penghargaan kepada guru dan pegawai yang telah lama mengabdikan diri serta menunjukkan dedikasi tinggi dalam berkhidmat di dunia pendidikan.
“In syaa Allah rombongan akan diberangkatkan hari kamis , 14 Agustus 2025. Kita doakan bersama semoga mereka diberikan kelancaran dalam perjalanan, kesehatan dan bisa melaksanakan ibadah dengan baik di tanah suci, dan kembali ke tanah air dengan selamat tanpa ada halangan apa pun.” tuturnya.
Mewakili penerima, Ustadz Janan mengungkapkan rasa syukur dan harapannya. “Semoga keberangkatan ini membawa berkah untuk keluarga besar Al Ibrah, dan pendidikan kita semakin bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa penuh khidmat yang dipimpin Ustadz Agus. Dengan iringan doa dan harapan terbaik, para peserta diberangkatkan menuju tanah suci, membawa misi bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk pulang dengan hati yang lebih bersih, wawasan yang lebih luas, dan semangat yang semakin menyala dalam mengabdi di dunia pendidikan.
