SURABAYA – PPQ SMPIT Permata Surabaya kembali menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an pada Ahad (8/3). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pandan Sari, Jalan Raya Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, itu diikuti 42 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an mulai dari tiga hingga lima belas juz.
Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Menuju Kemuliaan Dunia dan Akhirat”, prosesi wisuda berlangsung khidmat. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas kesungguhan para siswa dalam menghafal dan menjaga ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, kemudian pembukaan yang ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT. Acara dipandu oleh dua siswa kelas IX, Ismail Muhammad Rieva dan Kautsar Adha Widjaja.
Sebelum prosesi inti, para wisudawan melaksanakan muroja’ah bersama sebagai penguatan hafalan. Prosesi wisuda kemudian berlangsung penuh haru saat para santri menerima penghargaan atas capaian hafalan mereka.
Ketua Yayasan, Ustadzah Lutfiatul Ma’rifah, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada para siswa atas dedikasi mereka dalam menghafal Al-Qur’an.
“Selamat atas capaian kalian. Menghafal Al-Qur’an bukan tentang siapa yang paling cepat atau paling banyak hafalannya, tetapi tentang siapa yang mampu menjaga hafalannya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar senantiasa meluruskan niat dalam menghafal Al-Qur’an serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.

Sementara itu, Kepala PPQ KH Mad Toha, S.Ag, menyampaikan kisah inspiratif tentang pentingnya memanfaatkan nikmat yang diberikan Allah untuk kebaikan.
Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an memiliki amanah besar untuk menjaga, mengamalkan, serta mengajarkan Al-Qur’an kepada umat.
“Jika Al-Qur’an dijaga dan diamalkan, maka keberkahan Allah akan terus mengalir dalam kehidupan,” tuturnya.
Kegiatan juga diisi dengan uji publik hafalan Al-Qur’an. Beberapa santri terbaik diuji langsung di hadapan para tamu undangan, di antaranya Faiq Al Umair Zain (15 juz), Inayah Athifatul Humaira (10 juz), Talita Khansa Ibtisamah (7 juz), Nursena Habibi Sudrajat (5 juz), serta Siska Desmaranti Hafazah (3 juz).
Selain itu, sejumlah siswa juga mengikuti uji hafalan secara sukarela dengan diuji langsung oleh orang tua mereka. Momen tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus kebanggaan bagi keluarga yang hadir.
Acara juga diisi dengan pesan dari Kasi Pendidikan Agama Islam Kota Surabaya, H. Choirur Raziqin, S.Ag., M.Pd. Ia mengapresiasi program tahfidz yang dijalankan PPQ SMPIT Permata Surabaya dan berharap Surabaya dapat menjadi kota yang masyarakatnya semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah motivasi Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustadz Fathurrahman, Lc., M.A., M.Ed. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan hanya petunjuk hidup, tetapi juga menjadi penyejuk hati bagi setiap muslim.
Menjelang akhir acara, seluruh peserta mengikuti doa bersama untuk santri kelas IX agar diberikan kemudahan dalam menghadapi ujian. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh santri, wali santri, guru, serta tamu undangan.
Salah satu wali santri, Ibu Lina, mengaku bangga melihat perjuangan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an.
“Melihat anak-anak mampu menghafal hingga belasan juz adalah kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Semoga mereka terus menjaga hafalan dan menambahnya di masa mendatang,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para wisudawan tidak hanya bangga atas capaian hafalan yang diraih, tetapi juga terus menjaga, mengamalkan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk semakin semangat menghafal dan mencintai Al-Qur’an.
Penulis: Anggraini Putri Mahardita, S.Pd.
