Bojonegoro — Sebanyak 45 siswa kelas VIII SMPIT Insan Permata Bojonegoro mengikuti kegiatan BBM (Belajar Bersama Masyarakat) di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, pada 23–25 April 2026.
Mengusung tema “Siap Mengabdi untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil perbatasan Bojonegoro dan Nganjuk.
Kepala SMPIT Insan Permata Bojonegoro, Siswandi, menyampaikan bahwa kegiatan BBM dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
“Tujuan kegiatan ini agar siswa belajar dakwah di masyarakat, belajar bekerja, hidup bersama warga, praktik mengajar, serta menumbuhkan kepedulian sosial,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Kepala Desa Deling terkait sistem pemerintahan desa, program, serta berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Dalam pemaparannya, Kepala Desa menyebutkan bahwa salah satu persoalan yang cukup memprihatinkan adalah tingginya kasus pernikahan dini akibat kehamilan di luar nikah.
“Banyak remaja yang belum siap secara mental dan ekonomi, tetapi sudah menikah setelah lulus SMP,” tuturnya.
Setelah sesi pembekalan, para siswa tinggal bersama orang tua asuh selama tiga hari. Mereka ikut terlibat langsung dalam aktivitas warga, mulai dari bertani, beternak, berkebun, hingga menjahit.
Setiap sore, para siswa juga melaksanakan praktik mengajar mengaji di TPQ setempat. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan jumlah santri mencapai sekitar 100 anak setiap harinya.
Namun, keterbatasan tenaga pengajar menjadi perhatian tersendiri. Saat ini, hanya terdapat empat ustaz yang mengajar, tanpa kehadiran ustazah.
Pihak sekolah pun mendorong adanya program lanjutan berupa pengajian untuk ibu-ibu, yang nantinya dapat dilibatkan sebagai pengajar tambahan di TPQ.
Selain itu, para siswa juga menjalankan berbagai kegiatan lain seperti praktik dakwah, kerja sosial, hingga pengenalan kondisi sosial masyarakat desa.
Pada malam terakhir, digelar pentas seni di balai desa yang dihadiri oleh warga. Para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seperti hadrah, drama Ramayana, take wondo, karate, serta tari khas sekolah.
Puncak kegiatan BBM ditutup dengan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako untuk dhuafa, penanaman pohon, serta motivasi belajar bagi siswa di SDN Deling.
Kegiatan bakti sosial ini didukung oleh sejumlah lembaga, di antaranya Nurul Hayat, Dompet Sosial Permata, BSMI, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Salah satu siswa peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan ini.
“BBM ini terasa kurang lama, seharusnya bisa sampai satu pekan supaya kami bisa belajar lebih banyak di desa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMPIT Insan Permata Bojonegoro berharap para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu di kelas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesiapan untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
