SURABAYA – Gema selawat dan aktivitas penuh makna mewarnai koridor SDIT Al Uswah Surabaya selama Ramadan tahun ini. Melalui program Shining Ramadan 1447 H bertajuk “IDOLAKU, Inspirasiku Meraih Taqwa”, sekolah menghadirkan rangkaian kegiatan yang menjadikan Rasulullah SAW dan para sahabat sebagai teladan utama bagi para siswa.
Program ini tidak sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang pembelajaran karakter yang hidup. Para siswa diajak meneladani nilai-nilai perjuangan Rasulullah dan para sahabat dalam keseharian mereka.
Diary Ramadan, Menenun Kisah Sahabat
Salah satu ruh kegiatan ini adalah penggunaan Diary Ramadan (DiRa). Di bawah bimbingan para guru yang berperan sebagai mentor sirah, buku ini menjadi catatan perjalanan spiritual siswa selama Ramadan.
DiRa tidak hanya berisi daftar kegiatan ibadah, tetapi juga dilengkapi kisah-kisah inspiratif para sahabat yang disampaikan guru di sela aktivitas pembelajaran.
Target ibadah disusun bertahap sesuai jenjang kelas.

Siswa kelas 1 mulai berlatih puasa hingga Magrib serta menjaga salat Dhuha. Sementara kelas 2–3 mulai membiasakan puasa penuh dan rutin berinfak.
Adapun siswa kelas 4–6 mendapat tantangan lebih besar, mulai dari misi khatam tilawah Al-Qur’an, sedekah barakah, hingga latihan iktikaf untuk memperdalam spiritualitas mereka.
Setiap siswa didorong untuk melampaui batas dirinya, meneladani kesungguhan para sahabat Rasulullah.
Menebar Manfaat untuk Sesama

Nilai kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dari program ini. Kehadiran Syekh Saad dari Palestina memberi perspektif baru bagi para siswa tentang keteguhan iman di Bumi Syam. Momentum tersebut diikuti dengan aksi penggalangan dana kemanusiaan.
Selain itu, edukasi Zakat ON bersama LAZ Uswah Amanah dan LMI mengajarkan siswa pentingnya berbagi dan memahami hak sesama.
Semangat berbagi juga diwujudkan melalui Aksi Super Berbagi.
Siswa kelas 1–2 membagikan paket sayur segar kepada masyarakat.
Kelas 3–4 menyalurkan perlengkapan sekolah ke Panti Asuhan Maslahatul Ummah.
Sementara siswa kelas 5–6 menyerahkan 200 paket sembako kepada warga sekitar sekolah.
Donasi juga disalurkan ke tujuh masjid sebagai bentuk kecintaan siswa terhadap rumah Allah.
Puncak Kegiatan: Menyusuri Jejak Rasul
Memasuki puncak kegiatan pada 9–11 Maret 2026, sekolah berubah menjadi ruang pelatihan karakter yang interaktif.
Siswa kelas 1 mengikuti Pondok Ramadan dengan kegiatan kreatif, pentas seni, serta kisah-kisah inspiratif sebelum berbuka bersama.

Sementara siswa kelas 2–3 mengikuti Mabit Ceria, belajar kerja sama dan kemandirian melalui permainan berbasis kisah para sahabat.
Untuk siswa kelas 4–5, kegiatan Mabit Juara menghadirkan berbagai tantangan fisik dan spiritual. Khusus kelas 5, malam Ramadan diisi dengan iktikaf di masjid untuk mempererat hubungan dengan Allah SWT.
Adapun siswa kelas 6 mengikuti Safari Masjid, beriktikaf di masjid-masjid sekitar serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan Shining Ramadan ini, SDIT Al Uswah berharap literasi sirah yang ditanamkan kepada siswa tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi tumbuh menjadi akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Sulaikah Kurniawati
