MOJOKERTO – Suasana berbeda terasa di kelas XII Putra MA Permata Mojokerto, Kamis (16/4/2026). Sebanyak 36 siswa mengikuti kegiatan sharing session bersama native speaker asal Aljazair, Mr. Ahmed.
Kegiatan yang berlangsung selama satu setengah jam, mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam melatih kemampuan bahasa Inggris dan public speaking.
Kegiatan dikemas dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD). Siswa dibagi menjadi enam kelompok dengan tema diskusi yang beragam, mulai dari Technology in Learning, Culture Shock, Learning Style, hingga Future Goals and Global Skills.
Setiap kelompok dipandu oleh siswa yang bertugas sebagai moderator. Mereka ditantang untuk menyampaikan pendapat, bertukar ide, serta menjawab pertanyaan menggunakan bahasa Inggris.
Bagi sebagian siswa, pengalaman ini menjadi tantangan tersendiri, terutama saat harus berbicara langsung di hadapan penutur asli.
Salah satu topik yang menarik perhatian adalah Confidence in Speaking English. Dalam sesi ini, siswa membahas rasa takut yang sering muncul saat berbicara bahasa Inggris.
Banyak siswa mengaku gugup menjadi kendala utama. Namun, suasana diskusi yang santai membuat mereka lebih berani mencoba.
“Awalnya takut salah saat berbicara, apalagi langsung dengan native speaker. Tapi dari situ justru kita belajar. Yang penting berani mencoba,” ujar salah satu siswa.
Kehadiran Mr. Ahmed memberikan pengalaman berbeda. Ia tidak hanya mendengarkan, tetapi juga memberikan motivasi, masukan, serta berbagi pengalaman tentang komunikasi lintas budaya.
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris sangat penting di era global karena membuka peluang pendidikan dan karier yang lebih luas.
Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam proses belajar.
“Belajar bahasa Inggris itu penting, public speaking juga penting. Tetapi yang paling utama adalah jangan melupakan adab kepada guru,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, MA Permata Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan wawasan global siswa.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan.
