Keceriaan dan semangat terpancar sejak pagi ketika ratusan siswa PAUD Islam Terpadu berkumpul dalam kegiatan Manasik Kids 2025 yang digelar JSIT Daerah Surabaya. Mengusung tema “Aku Cinta Allah, Aku Bersemangat ke Baitullah”, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus pengalaman spiritual pertama bagi banyak anak untuk mengenal ibadah haji secara menyenangkan.
Sebanyak 501 siswa dari 14 lembaga PAUD Islam Terpadu se-Surabaya ikut ambil bagian. Sejak prosesi pembukaan oleh Ketua JSIT Daerah Surabaya, Ustadz Mizan, S.Sos., suasana tampak hidup dan penuh antusiasme. Anak-anak berbaris rapi, mendengarkan arahan, dan siap mengikuti setiap rangkaian manasik yang telah disiapkan.
Dalam pelaksanaannya, para siswa didampingi oleh para muthowif, yakni Ustadz Rifqi Nuzuluddin dan Ustadzah Lutfiahtul, yang memandu anak-anak melalui tahapan demi tahapan manasik haji. Mulai dari thawaf, sa’i, lempar jumrah, hingga doa-doa pendek, semuanya dibawakan dengan gaya yang ramah anak sehingga mudah diikuti.

Antusiasme peserta terlihat jelas. Tidak ada raut lelah, justru wajah-wajah ceria yang menunjukkan betapa mereka menikmati setiap aktivitas. Semangat mereka mengikuti instruksi, berlari kecil saat sa’i, hingga berdoa bersama menjadi pemandangan yang menghangatkan hati.
Melalui kegiatan ini, JSIT Daerah Surabaya berharap kecintaan anak-anak kepada Allah dapat tumbuh sejak dini, sekaligus menanamkan mimpi mereka untuk suatu hari kelak berkunjung ke Baitullah. Manasik Kids 2025 bukan sekadar simulasi ibadah, tetapi perjalanan kecil yang membangun ingatan spiritual yang indah bagi anak-anak.
Penulis: Rosnaeni, TKIT Insan Cendekia
