Selasa, 21 April 2026
  • Login
jsit-jatim
  • Kiprah
    • Profile
    • Program
  • Artikel
  • Profil SIT
  • Download
    • Logo Resmi
    • Foto Resmi Pengurus Pusat
No Result
View All Result
jsit-jatim
No Result
View All Result
Home Kolom

Ruhiyah itu Penting bagi Guru, Menjadikan Tugas Mengajar Bernilai Akherat

kontributor jsit by kontributor jsit
2025/01/23 | 09:25
in Kolom, resensi
Reading Time: 3 mins read
0
0
SHARES
356
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Tarbiyah ruhiyah menjadi energi yang dapat membantu guru tetap semangat dan istiqamah dalam menjalankan tugas.

Judul Buku: Tarbiyah Ruhiyah
Penulis: Dr. Abdullah Nashih Ulwan

Related Posts

Guru Kunci Peradaban

Buku Antologi “Goresan Pena Guru Hebat Mutiara Ummat” Terbit, Wujudkan Semangat Menulis Guru

Pesan sang Guru Besar

Kompetisi untuk Mengasah Skill Pendidik Al Uswah Surabaya

Buku Tarbiyah Ruhiyah karya Abdullah Nashih Ulwan merupakan karya monumental yang membahas pentingnya pendidikan spiritual (ruhiyah) dalam kehidupan seorang Muslim. Penulis, seorang ulama yang menguraikan bagaimana tarbiyah ruhiyah menjadi fondasi utama bagi pembentukan kepribadian Muslim yang sejati. Dalam buku ini, Ulwan menekankan pentingnya hubungan erat dengan Allah SWT melalui ibadah yang khusyuk, penguatan iman, dan pembersihan jiwa dari penyakit-penyakit hati seperti riya, sombong, dan iri.

Buku ini terdiri dari beberapa bab yang menggambarkan prinsip-prinsip tarbiyah ruhiyah, metode penerapannya, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun kekuatan ruhani di tengah berbagai godaan duniawi. Abdullah Nashih Ulwan juga memberikan contoh-contoh praktis dari kehidupan Rasulullah SAW, para sahabat, dan tokoh-tokoh Muslim sepanjang sejarah, yang menunjukkan betapa pentingnya tarbiyah ruhiyah dalam mengarungi tantangan hidup, termasuk dalam berdakwah dan melaksanakan tugas-tugas besar.

Pengaruh Ruhiyah bagi Guru Dai

Kehidupan Rasulullah SAW adalah contoh utama tarbiyah ruhiyah. Beliau senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah melalui qiyamullail, puasa sunnah, dan doa-doa yang penuh kerendahan hati. Hal ini sesuai dengan sabda beliau:

أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: Sebaik-baik salat setelah salat fardhu adalah salat malam. – HR. Muslim.

Kekuatan ruhiyah ini memberikan Rasulullah keteguhan hati dalam menghadapi berbagai cobaan dalam dakwah, seperti penolakan dari kaumnya dan berbagai ancaman fisik.

Di kehidupan Sahabat, ada Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, yang keteguhannya dalam iman menjadikannya pendukung utama dakwah Rasulullah. Hal ini tercermin dalam sabda Rasulullah SAW: “لَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا خَلِيلًا غَيْرَ رَبِّي لاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلًا”

Artinya: Seandainya aku menjadikan seorang khalil selain Rabb-ku, sungguh aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai khalil. – HR. Muslim

Umar bin Khattab RA, dengan karakter kuatnya, juga menunjukkan bahwa tarbiyah ruhiyah mampu mengubah seorang yang keras menjadi pemimpin yang adil dan rendah hati. Hal ini sejalan dengan doa Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ بِأَحَبِّ هَذَيْنِ الرَّجُلَيْنِ إِلَيْكَ، بِأَبِي جَهْلٍ أَوْ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ

Artinya: Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah satu dari dua orang ini yang paling Engkau cintai: Abu Jahl atau Umar bin Khattab. – HR. Tirmidzi

    Relevansi Buku bagi Guru

    Dalam konteks tugas seorang guru, buku ini memiliki nilai yang sangat relevan. Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu, tetapi juga mendidik akhlak dan kepribadian peserta didik. Di tengah padatnya tuntutan administrasi dan beban mengajar, guru seringkali dihadapkan pada kelelahan fisik dan mental. Dalam kondisi seperti ini, tarbiyah ruhiyah menjadi energi yang dapat membantu guru tetap semangat dan istiqamah dalam menjalankan tugas.

    Ruhiyah yang kuat akan memberikan keberkahan dalam pekerjaan guru. Misalnya, seorang guru yang senantiasa menjaga hubungan dengan Allah akan lebih mudah menghadapi tantangan, mampu menjadi teladan bagi murid, dan memberikan pengaruh positif dalam pembentukan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

    Akhirnya, Buku Tarbiyah Ruhiyah karya Abdullah Nashih Ulwan sangat layak dibaca oleh para guru. Buku ini tidak hanya memberikan wawasan tentang pentingnya pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi panduan praktis dalam memperkuat hubungan dengan Allah.

    Dalam konteks pendidikan, ruhiyah yang kokoh adalah kunci untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Dengan membaca buku ini, guru akan mendapatkan inspirasi dan panduan untuk menjadikan tarbiyah ruhiyah sebagai sumber kekuatan dalam menjalani tugas mulia mereka.

    Penyunting: Anjaya Wibawana

    Tags: resensi bukutarbiyah ruhiyah
    kontributor jsit

    kontributor jsit

    RekomendasiBerita

    Kolom

    Akhirnya Jebol Juga! Garuda Tumbangkan Tembok China,

    by Anjaya Wibawana
    23 Juni 2025
    0
    14

    Timnas Indonesia mengajarkan: sejarah bisa ditulis ulang dengan kerja keras. Kamis malam, 5 Juni 2025, langit Jakarta terasa berbeda. Di...

    Read more

    Belajar dari Tenzing Norgay: Sebuah Inspirasi untuk Guru

    25 November 2023
    254

    Santri: Penjaga Spirit Bangsa, Penenun Masa Depan Peradaban

    21 Oktober 2025
    88

    Jangan Merendahkan, Sebab Martabat Manusia Tak Diukur dari Jabatan

    7 Februari 2025
    30

    Kompetisi untuk Mengasah Skill Pendidik Al Uswah Surabaya

    8 November 2025
    53
    Next Post

    Menjadi Master Chef Cilik, Siswa Kelas 3 SDIT Al Ibrah Membuat Sirup Lezat dari Nanas

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Terbaru

    headline

    180 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi 2026, JSIT Jatim Siapkan Sekolah Lebih Matang

    by kontributor jsit
    5 April 2026
    0
    92

    SURABAYA— JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses Akreditasi 2026 pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan...

    Read more

    JSIT Gresik-Lamongan Optimistis Lamongan Bisa Berdiri Mandiri

    Mukerda JSIT Mojokerto Raya, Bersinergi untuk Pendidikan Indonesia

    Mukerda JSIT Bondowoso-Situbondo Optimistis Bangun Pendidikan Berkualitas

    Audiensi JSIT Probolinggo dan Disdikbud, Bahas Peningkatan Mutu Pendidikan

    PAUD Lebah Tulungagung Ikuti Gebyar PAUD 2026, Angkat Tema “Kreatifitas Alam Kecilku”

    JSIT Daerah Ngawi Sukses Gelar Mukerda 2026, Fokuskan Kolaborasi dan Penambahan SIT baru

    Load More

    Popular Posts

    Terbaru! Cara Mendapatkan NRG Setelah Lulus PPG dan Jadwal Penerbitannya

    by Anjaya Wibawana
    2 Juni 2025
    1
    12.3k

    Inilah Kumpulan Falsafah Pendidikan Gontor yang Menginspirasi Pimpinan SIT se-Jatim

    by Anjaya Wibawana
    8 Februari 2025
    0
    8.4k

    Tanpa Andalkan SPP, Gontor Sejahterakan Guru Lewat Unit Usaha

    by admin
    8 Februari 2025
    0
    4.8k

    Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah Jawa Timur, Pusat penggerak dan pemberdayaan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

    Facebook Youtube Instagram

    © 2025 JSIT  Indonesia Wilayah Jawa Timur

    • Dewan Redaksi | Ketentuan Web | Kebijakan Umum
    No Result
    View All Result
    • Artikel Anggota
    • Berita
    • Cari Anggota
    • Download
    • Grup Anggota Default
    • JSIT Jawa Timur – Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Berita
    • Keislaman
    • Kiprah
    • Kirim Artikel Baru
    • Login
    • Lupa Kata Sandi
    • Pendaftaran
    • Privacy Policy
    • Profil Saya
    • Profile
    • Program
    • Semua Grup
    • Syarat dan Ketentuan Web
    • Anggota

    © 2023 jsit-jatim.com | - Media Digital JSIT Membangun Branding & Menebarkan Inspirasi by jsit-jatim.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In