Magetan — Suasana SDIT Al Uswah Magetan tampak lebih berwarna pada pekan pertama Oktober 2025. Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, seluruh siswa kelas 1–6 mengikuti kegiatan seru: Membuat Batik Jumputan dengan tema “Jumpatan Warna-Warni Tradisi, Ekspresi Masa Kini”.
Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi, yakni Selasa (7/10) untuk kelas 1–3 dan Kamis (9/10) untuk kelas 4–6. Aula sekolah seketika berubah menjadi ruang ekspresi penuh warna. Siswa-siswi dengan antusias mengikat kain, memberi warna, dan menunggu hasil jumputan mereka muncul dengan pola yang unik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak belajar bahwa batik bukan sekadar kain, tapi warisan budaya yang penuh makna dan proses. Dengan membuat batik jumputan, menjadi salah satu cara agar mereka bisa mengenal batik dengan cara yang menyenangkan,” tutur salah satu guru pendamping.
Wajah-wajah ceria tampak menghiasi setiap sudut aula. Ada yang bangga memamerkan hasil batik pertamanya, ada pula yang tertawa bahagia melihat hasil warna yang tak terduga—dan semuanya menikmati prosesnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pembelajaran berbasis proyek dan kearifan lokal. Anak-anak tidak hanya belajar seni dan budaya, tetapi juga nilai kesabaran, ketekunan, dan kebanggaan terhadap tradisi bangsa.

Dengan hasil karya penuh warna di tangan, para siswa SDIT Al Uswah Magetan pulang membawa kebahagiaan dan pengalaman tak terlupakan — membatik dengan hati, melestarikan budaya dengan aksi.
