Penulis: Nisa Ainur Arfi, S.Pd
Trenggalek— SDIT Mutiara Ummat sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Sabtu-Ahad (PERSAHAD) pada 10–11 Mei 2025 di Gudep 04.075–04.076, yang diikuti oleh siswa kelas IV hingga VI. Mengusung tema “Mandiri dan Berbagi”, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kemandirian serta kepedulian sosial di kalangan peserta didik.

Meski tengah menjalani masa ujian akhir, siswa kelas VI tetap menunjukkan antusiasme tinggi. “Itung-itung untuk refreshing, Bu, biar ndak bosan belajar terus,” ungkap salah satu siswa kelas VI dengan semangat.
Selama dua hari kegiatan, para peserta dilatih untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pribadi, seperti memasak, membersihkan peralatan makan, menjaga barang bawaan, serta menjalankan ibadah tanpa perintah. Selain itu, peserta juga diajak menumbuhkan rasa peduli dengan saling membantu dalam kegiatan kelompok, berbagi makanan, dan memberikan bingkisan kepada masyarakat sekitar saat kegiatan penjelajahan.

Penjelajahan dilaksanakan ke Bukit Tunggangan, Kecamatan Durenan, yang dikenal sebagai lokasi olahraga paralayang dan pernah menjadi tuan rumah event tingkat nasional. Meski panitia menyiapkan rute tertentu, sebagian besar peserta memilih melanjutkan pendakian hingga puncak karena rasa penasaran dan semangat tinggi. “Allahu Akbar!” seru peserta saat berhasil mencapai puncak, menandai pencapaian pertama bagi banyak dari mereka.
Kegiatan juga dihadiri oleh Kak Sugus Setianto dari Kwarran Durenan yang turut mengisi materi tentang Kode Kehormatan Pramuka. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, apalagi dapat dilaksanakan di tengah jadwal padat siswa kelas VI. Semoga dapat menjadi agenda rutin tiap tahun,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan cuaca yang mendukung. Meski sebelumnya sempat dikhawatirkan hujan, pelaksanaan kegiatan diberkahi dengan cuaca cerah dari awal hingga akhir.
Kegiatan PERSAHAD ini menjadi momen penting dalam membentuk karakter siswa SDIT Mutiara Ummat agar lebih mandiri dan peduli terhadap sesama dan lingkungannya.
