Program ini digagas untuk mendorong warga sekolah – baik siswa maupun guru – agar tetap semangat menjalankan ibadah sunnah setelah Ramadan
Penulis: Sulaikah Kurniawati
Surabaya – Suasana ceria sekaligus khidmat terasa berbeda di SDIT Al Uswah Surabaya hari ini (17/4). Bukan karena acara besar atau lomba meriah, tapi karena sebuah gerakan yang penuh makna: SABAR, singkatan dari Syawal Berkah. Program ini digagas untuk mendorong warga sekolah – baik siswa maupun guru – agar tetap semangat menjalankan ibadah sunnah setelah Ramadan, khususnya puasa enam hari di bulan Syawal.
Dan hasilnya? Luar biasa! Sebanyak 63% siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 turut ambil bagian dalam puasa Syawal ini. Angka ini bukan sekadar statistik, tapi bukti semangat ibadah yang sudah tertanam dalam diri para siswa sejak dini.
Satu Sekolah, Satu Semangat
Menariknya, antusiasme ini bukan hanya datang dari para murid. Para guru pun tak mau ketinggalan! Mayoritas guru ikut berpuasa dan memberi contoh nyata kepada anak didik mereka. Bahkan, suasana makan siang yang tradisinya prasmanan di sekolah, berubah total. Hari ini, makan siang disiapkan dalam kotak – sebuah langkah sederhana namun penuh makna sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan terhadap mereka yang sedang berpuasa.
