Ponorogo – Siapa sangka dari balik kehidupan pondok yang identik dengan kajian dan kegiatan ibadah, muncul dua santri yang sukses menorehkan prestasi gemilang di ajang olahraga bela diri tingkat Asia Tenggara. Adalah Muhammad Rizqi Haibi dan Muhammad Fadhil Al Aqil, dua santri Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo yang berhasil mengharumkan nama pesantren lewat Kejuaraan Ju-Jitsu UNESA Open (KJUO) XIX Southeast Asia 2025 yang digelar di Surabaya pada 17–19 Oktober lalu.
Dalam ajang bergengsi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah dan negara di Asia Tenggara itu, Rizqi Haibi berhasil meraih Juara 2 di kelas E, sementara Fadhil Al Aqil menyusul dengan prestasi Juara 3 di kelas yang sama. Keduanya tampil percaya diri di atas matras, memperlihatkan semangat juang tinggi khas santri Darut Taqwa — tenang, disiplin, tapi penuh determinasi.
Menurut keterangan resmi Humas Pondok Pesantren Darut Taqwa, capaian ini merupakan hasil dari latihan intensif yang dipadukan dengan nilai-nilai pesantren. “Anak-anak dilatih bukan hanya secara fisik, tapi juga mental dan spiritual. Mereka belajar bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal medali, tapi tentang usaha maksimal dan menjaga adab,” ujar perwakilan Humas.
Kejuaraan KJUO XIX Southeast Asia sendiri menjadi ajang tahunan bergengsi yang mempertemukan atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia dan Asia Tenggara. Tahun ini, selain peserta dari Surabaya dan Ponorogo, hadir pula kontingen dari Pacitan, Yogyakarta, Malaysia, hingga Thailand. Suasana kompetisi terasa ketat, namun penuh semangat sportivitas.

Prestasi ini membuktikan bahwa santri tak hanya mampu unggul di bidang agama, tetapi juga berprestasi di dunia olahraga. Pondok Pesantren Darut Taqwa kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi tangguh — cerdas secara spiritual, kuat secara fisik, dan berkarakter pantang menyerah.
“Kerja keras, disiplin, dan semangat juang mereka menjadi bukti bahwa prestasi bisa diraih tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren. Semoga ini menjadi inspirasi bagi santri lain untuk terus berkembang di berbagai bidang,” tutup pernyataan resmi dari pihak pondok.
Selamat kepada para juara — Muhammad Rizqi Haibi dan Muhammad Fadhil Al Aqil. Teruslah berjuang, menjadi kebanggaan Darut Taqwa dan inspirasi bagi santri di seluruh Indonesia.
