Jember – Sorak kemenangan menggema di tengah hutan pinus Sidomulyo, Jember, ketika bendera Aspafiga Scout berkibar gagah menandai kemenangan besar SDIT Nuurul Fikri Sukorejo, Trenggalek. Dalam ajang bergengsi Lomba Galang (LAGA) IV Pramuka SIT Jawa Timur 2025 yang digelar pada 23–25 Oktober lalu, tim Aspafiga tampil luar biasa dengan torehan 11 piala dan 13 wimpel—prestasi yang mengantarkan mereka meraih Juara Umum 1 Putri dan Juara Umum 4 Putra.
Ajang rutin tingkat provinsi ini mempertemukan 95 regu dari berbagai Sekolah Islam Terpadu se-Jawa Timur. Selama tiga hari, para peserta berkemah di bawah rindangnya hutan pinus, bersaing dalam berbagai cabang lomba mulai dari pionering, yel-yel, LKBB, hasta karya, hingga SMS (Sandi, Morse, Semaphore). Namun di antara gemuruh semangat pramuka dari berbagai daerah, Aspafiga Scout tampil paling menonjol—disiplin, kompak, dan tak pernah kehilangan senyum juang.

Hasilnya tak main-main. Aspafiga membawa pulang tujuh wimpel merah, tiga hijau, dan tiga coklat, sekaligus memborong berbagai gelar: Juara 1 Yel-Yel Putra dan Putri, Juara 1 SMS Putra dan Putri, Juara 1 Pioneering Putri, Juara 1 Tapak Kemah Putri, Juara 2 Tapak Kemah Putra, Juara 2 LKBB Putri, dan Juara 2 Penyajian Putri. Setiap kemenangan mereka bukan hanya soal medali, tapi tentang semangat pantang menyerah yang berpadu dengan nilai ukhuwah Islamiyah.
Kepala SDIT Nuurul Fikri, Ustadz Lukman Hakim, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. “Alhamdulillah, ini bukan sekadar kemenangan lomba, tapi kemenangan atas kerja keras, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan anak-anak Aspafiga. Mereka belajar untuk berjuang, saling mendukung, dan menjunjung tinggi nilai kepramukaan sejati,” ujarnya. Ia berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa agar terus berprestasi dengan menjunjung nilai ukhuwah dan keislaman.

Momen puncak kemenangan terjadi saat bendera Aspafiga dikibarkan di panggung kehormatan. Para anggota tim menatapnya dengan mata berbinar, sembari meneriakkan yel khas mereka yang menggema di udara: “Aspafiga Zeerahhh!” Suara itu menjadi simbol dari semangat dan tekad pantang menyerah yang mereka bawa dari bumi Sukorejo ke medan LAGA IV Jember.
Prestasi gemilang ini menegaskan posisi SDIT Nuurul Fikri sebagai salah satu kontingen terbaik di Jawa Timur, sekaligus membuktikan bahwa semangat ukhuwah, doa, dan kerja keras mampu menumbuhkan generasi pramuka yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Penulis: Achmad Hanif (Pelatih Aspafiga Scout SDIT Nuurul Fikri Sukorejo)

Masyaallah tabarakallah 🥰💅🏻