Bojonegoro — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Bojonegoro sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) pada Sabtu (18/4/2026) di Gedung Bojonegoro Creative Hub.
Kegiatan ini dihadiri oleh ketua yayasan, pengurus JSIT masa bhakti 2026–2029, kepala sekolah, serta perwakilan guru dari berbagai Sekolah Islam Terpadu di wilayah Bojonegoro.
Muskerda tahun ini mengangkat agenda utama berupa sarasehan dengan tema “Peran Lembaga SIT untuk Mewujudkan Generasi Emas.”
Tema tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pelantikan pengurus JSIT Bojonegoro masa bhakti 2026–2029.
Dalam sambutannya, Ketua JSIT Bojonegoro menyampaikan bahwa Sekolah Islam Terpadu memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi bagi bangsa.
Sarasehan menjadi sesi utama dalam Muskerda ini. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi yang membahas berbagai strategi penguatan kualitas pendidikan di lingkungan SIT.
Topik yang dibahas meliputi peningkatan kompetensi guru, penguatan kurikulum berbasis nilai-nilai Islam, hingga optimalisasi peran sekolah dalam membangun karakter peserta didik.
Selain itu, dibahas pula pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya generasi emas.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat. Berbagai ide dan gagasan inovatif muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga SIT di Bojonegoro semakin solid dan memiliki arah kerja yang jelas dalam menjalankan program-program pendidikan.
Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sama, JSIT Bojonegoro optimistis mampu mewujudkan generasi emas yang berkarakter Qur’ani, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan global.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar hasil Muskerda dapat diimplementasikan secara nyata di masing-masing sekolah dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Bojonegoro.
