MAGETAN – Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan (BQAM) menggelar Haflah Takharruj atau wisuda kelulusan bagi 80 santri Madrasah Aliyah Islam Terpadu (MAIT) Angkatan V, Sabtu (6/6/2026).
Bertempat di Lapangan Selatan BQAM, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru. Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri sekaligus awal perjalanan mereka untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Prosesi serah terima santri dari pihak pesantren kepada orang tua menjadi salah satu momen paling mengharukan. Tangis haru dan rasa bangga menyelimuti suasana saat para santri resmi dikembalikan kepada keluarga setelah menempuh proses pendidikan dan pembinaan selama bertahun-tahun di lingkungan pesantren.
Tahun ini, MAIT Baitul Qur’an Al Jahra mencatat capaian yang membanggakan. Seluruh 80 santri dinyatakan lulus 100 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 santri berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz dan menyandang predikat hafizh serta hafizhah.
Tak hanya unggul dalam bidang tahfizh, para santri juga menunjukkan prestasi gemilang di berbagai bidang akademik maupun nonakademik.
Di bidang akademik, santri MAIT berhasil meraih berbagai penghargaan dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) pada mata pelajaran Matematika, Geografi, dan Sosial Sains Terpadu. Mereka juga menorehkan prestasi dalam Olimpiade Sains Islam Terpadu (OLSIT) untuk bidang Matematika, IPA, dan IPS.
Sementara di bidang olahraga dan seni, para santri berhasil meraih prestasi pada kejuaraan futsal, atletik, karate tingkat daerah di bawah naungan FORKI, hingga lomba pidato Bahasa Arab, khitobah, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), dan desain poster.
Prestasi lainnya yang turut membanggakan adalah terpilihnya salah satu santri MAIT sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Magetan.

Keberhasilan para santri juga tercermin dari capaian mereka dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Melalui berbagai jalur seleksi, seperti SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, hingga jalur kedinasan, lulusan MAIT Baitul Qur’an Al Jahra berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama.
Beberapa kampus yang berhasil ditembus para alumni antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Malang, Politeknik Energi dan Mineral (PEM) AKAMIGAS, sejumlah Poltekkes, hingga berbagai Universitas Islam Negeri (UIN) di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, para tokoh yayasan serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Magetan dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan turut memberikan pesan dan motivasi kepada para lulusan.
Mereka berpesan agar para alumni senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan semangat menuntut ilmu yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Kelulusan bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya. Jadilah generasi yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan agama,” pesan para narasumber kepada para wisudawan.
Rangkaian Haflah Takharruj yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ditutup dengan sesi foto bersama antara santri, orang tua, dan dewan asatidz.
Melalui Haflah Takharruj Angkatan V ini, Baitul Qur’an Al Jahra Magetan kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul, berprestasi, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi bagi masyarakat dan peradaban.
Penulis: Arasy Albany Fahriza
(Santri Kelas X MAIT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan)
