Rabu, 20 Mei 2026
  • Login
jsit-jatim
  • Kiprah
    • Profile
    • Program
  • Artikel
  • Profil SIT
  • Download
    • Logo Resmi
    • Foto Resmi Pengurus Pusat
No Result
View All Result
jsit-jatim
No Result
View All Result
Home Sosok

Kiprah Moch Edris Effendi, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur

by admin
2023/11/23 | 11:26
in Sosok
Reading Time: 3 mins read
0
Moch Edris Effendi

Moch Edris Effendi

0
SHARES
325
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

JSIT-JATIM.COM – Tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Mochammad Edris Effendi, S.T. bahwa ia akan mendapat amanah besar pada Musyawarah Wilayah (Musywil) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jawa Timur 2022. Pada acara Musywil itu, Edris yang sedang terkena Covid-19 tidak menghadiri acara secara fisik. Ia sedang terbaring di rumah, sambil mengikuti Musywil secara virtual.

Related Posts

Tinggalkan Karier Demi Anak, Kisah Achmad Manan Syah yang Menyentuh Hati di Hari Ayah Nasional

Muhammad Zahri: Perubahan Kurikulum Tak Akan Efektif Tanpa Perbaikan Kualitas Guru

Gamal Albinsaid, Pemuda Solutif dan Kaya Prestasi

Serahkan pada Ahlinya, Inilah Profil Menteri Mendidikan Abdul Mu’ti

Ketika tiba saatnya pemilihan Ketua Umum JSIT Jawa Timur periode 2022-2026, ternyata namanyalah yang mencuat. Sungguh keputusan yang tak terduga bagi Edris. Ditambah lagi, sebelumnya ia hanya terlibat di JSIT Jawa Timur dari belakang layar. “Sejak 2017 saya mengalami sakit parah selama 6 bulan. Kemudian recovery selama 1 tahun. Sehingga saya hanya membantu di balik layar di bagian litbang sampai 2020,” tutur Edris.

Meski demikian, sepak terjang Edris di JSIT Jawa Timur tak bisa dibilang singkat. Ia mulai bergabung dalam kepengurusan sejak 2009 dan bertugas di bagian penjaminan mutu. Pada 2013-2017, ia langsung mendapat amanah sebagai sekretaris.

Saat ini, di tangan Edris dan pengurus lain, terdapat amanah 376 lembaga dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA yang tergabung dalam JSIT Jawa Timur. Dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, semuanya telah terdapat Sekolah Islam Terpadu (SIT). “Target kami ke depan ialah memperbanyak SIT di daerah-daerah, salah satunya berbasis kecamatan. Untuk tahun 2022 ini, diusahakan sudah ada 400 SIT,” ujar Edris.

Dari Kuliah Teknik, Mantap Jadi Pendidik

Karier Edris di bidang pendidikan telah dimulai sejak 2005. Saat itu, ia yang merupakan fresh graduate dari Fakultas Teknik ITS mendapat tawaran mengajar di SDIT Al Uswah Surabaya. Perasaan ragu sempat hadir, ia masih berpikir untuk bekerja di bidang industri yang sesuai dengan latar belakang sarjananya. Namun, tawaran itu akhirnya tetap ia terima.

“Mulai mantap menjadi guru di tahun kedua. Saat saya mengikuti diklat guru SD, lalu dapat amanah menjadi wali kelas untuk 2 tahun ke depan. Dari situ bisikan-bisikan untuk meninggalkan sekolah akhirnya enggak jadi,” papar Edris.

Jenjang karier Edris di sekolah ternyata berjalan mulus. Setelah menjadi guru kelas di dua tahun pertama, pada 2008 ia diangkat menjadi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Di tahun berikutnya hingga 2013, ia diamanahkan menjadi Kepala SDIT Al Uswah. Selanjutnya, pada 2013-2016 menjadi Kepala SMAIT Al Uswah. Sejak 2016 hingga kini, Edris menjabat sebagai Direktur Pendidikan SMAIT Al Uswah.

Menurut Edris, yang paling membahagiakan selama menjadi guru adalah saat bertemu anak-anak dan melihat mereka menjadi anak-anak yang baik. Sebab, jika mereka menjadi anak baik, maka bernilai amal jariah kepada gurunya. Selain itu, yang juga membahagiakan ialah jika siswa bisa mencapai prestasi tertentu atau diterima di perguruan tinggi.

Peran dan Tantangan Guru Terkini

Seiring perubahan zaman, profesi guru juga mendapati perubahan tantangan. Menurut Edris, ada dua hal yang perlu dilakukan untuk menghadapi berbagai tantangan itu. “Pertama, menganggap apa yang kita lakukan ini tetap sebagai pengabdian, sehingga kita bersungguh-sungguh mempersembahkan yang terbaik. Jika begitu, panggilan jiwa akan hadir. Guru yang baik adalah guru yang mampu mengajar dengan hatinya,” beber Edris.

“Kedua, guru harus profesional, di antaranya terhadap SOP, perkembangan kurikulum, media-media aplikatif. Bukan hanya mengajar ikhlas saja, tetapi juga mempelajari teknologi yang semakin berkembang. Guru harus melek IT, untuk materi ilmiah enggak boleh lagi dengan cerita, tapi lebih banyak pemanfaatan teknologi,” lanjut suami dari Kanti Suryandari, S.T. ini.

Hidup sebagai Ladang Amal

Di samping kesibukan di yayasan dan organisasi, semangat Edris tak kendur untuk terus menimba ilmu. Sejak 2022 ini, ia tercatat sebagai mahasiswa S2 Universitas Airlangga pada Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia. Di tengah segala kesibukan, Edris juga telah menerbitkan beberapa buku terkait pendidikan, salah satu yang terbaru ialah SOP Pengelolaan Sekolah.

“Hidup ini sebagai ladang amal bagi kita, sehingga ini sarana memperbanyak amal saleh untuk bekal akhirat. Kalau kita tidak disibukkan dengan sesuatu yang positif berarti kita disibukkan dengan yang negatif. Maka, berbahagialah jika hari-hari kita disibukkan dengan kesibukan yang baik,” ungkap ayah dari tiga putri dan satu putra ini. <Maruti A. Husna/Pernah dimuat di edisi cetak Majalah Hadila>

Tags: Edris Effendijsit jawa timur

admin

RekomendasiBerita

headline

Gamal Albinsaid, Pemuda Solutif dan Kaya Prestasi

by Anjaya Wibawana
8 Februari 2025
0
93

Jangan bangga dengan idemu, tetapi fokuslah pada masalah yang ingin diselesaikan Gamal Albinsaid, lahir di Malang pada 8 September 1989,...

Read more

Muhammad Zahri: Perubahan Kurikulum Tak Akan Efektif Tanpa Perbaikan Kualitas Guru

19 Mei 2025
30

Tinggalkan Karier Demi Anak, Kisah Achmad Manan Syah yang Menyentuh Hati di Hari Ayah Nasional

12 November 2025
129

Serahkan pada Ahlinya, Inilah Profil Menteri Mendidikan Abdul Mu’ti

29 Januari 2025
22

Profil Fahmi Zulkarnain, Ketua JSIT Indonesia

23 November 2023
453
Next Post

Peduli Kemanusiaan, JSIT Indonesia Serahkan Bantuan Melalui Baznas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

headline

180 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi 2026, JSIT Jatim Siapkan Sekolah Lebih Matang

by kontributor jsit
5 April 2026
0
106

SURABAYA— JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses Akreditasi 2026 pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan...

Read more

SDIT Tawakkal Pacitan Jadi Tuan Rumah SSC-4, Diikuti 183 Peserta dari Berbagai Sekolah

Karya Siswi SDIT Al-Hidayah Sumenep Dilirik Pejabat, Siap Tampil di Pameran Kaligrafi

Setor Hafalan Sekali Duduk, Siswa SDIT Al Ibrah Tak Kuasa Menahan Air Mata

Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan Gelar Gerakan Membeli Telur Lokal

Tempa Jiwa Pengabdian, Siswa MAIT Insan Kamil Gelar Bakti Sosial di Negeri di Atas Awan

Perkuat Sinergi Pendidikan, JSIT Kediri Temui Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri

Load More

Popular Posts

Terbaru! Cara Mendapatkan NRG Setelah Lulus PPG dan Jadwal Penerbitannya

by Anjaya Wibawana
2 Juni 2025
1
12.4k

Inilah Kumpulan Falsafah Pendidikan Gontor yang Menginspirasi Pimpinan SIT se-Jatim

by Anjaya Wibawana
8 Februari 2025
0
8.4k

Tanpa Andalkan SPP, Gontor Sejahterakan Guru Lewat Unit Usaha

by admin
8 Februari 2025
0
4.8k

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah Jawa Timur, Pusat penggerak dan pemberdayaan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

Facebook Youtube Instagram

© 2025 JSIT  Indonesia Wilayah Jawa Timur

  • Dewan Redaksi | Ketentuan Web | Kebijakan Umum
No Result
View All Result
  • Artikel Anggota
  • Berita
  • Cari Anggota
  • Download
  • Grup Anggota Default
  • JSIT Jawa Timur – Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Berita
  • Keislaman
  • Kiprah
  • Kirim Artikel Baru
  • Login
  • Lupa Kata Sandi
  • Pendaftaran
  • Privacy Policy
  • Profil Saya
  • Profile
  • Program
  • Semua Grup
  • Syarat dan Ketentuan Web
  • Anggota

© 2023 jsit-jatim.com | - Media Digital JSIT Membangun Branding & Menebarkan Inspirasi by jsit-jatim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In