Udara dingin pegunungan dan semerbak aroma pinus di Alas Tuwo, Poncol, Magetan, menjadi saksi semangat 167 penegak Pramuka dari delapan SMA/MA Islam Terpadu se-Jawa Timur. Mereka datang dari berbagai kota, membawa semangat yang sama: melangkah pasti dan menginspirasi. Inilah pembukaan resmi Kemah Penegak Kembara Sako Pramuka SIT Jawa Timur 2025, sebuah kegiatan tiga hari yang menggabungkan petualangan alam, pelatihan karakter, dan refleksi spiritual.
Acara pembukaan berlangsung khidmat pada Kamis, 13 November 2025, di Bumi Perkemahan Alas Tuwo. Hadir sebagai pembina upacara sekaligus Kamabisakoda Pramuka SIT Jawa Timur, Kak Edris Effendi, M.PSDM, yang dalam amanatnya menegaskan betapa istimewanya para peserta kali ini.
“Sebanyak 160 penegak yang hadir di sini adalah para penegak terbaik dari sekolah-sekolah terbaik di Jawa Timur,” ujar Kak Edris dengan nada penuh kebanggaan. Ucapannya disambut tepuk tangan meriah para peserta yang berdiri tegap dalam barisan, di bawah langit cerah pegunungan Magetan.
Lima Profil Pemuda Sukses dari Lereng Lawu
Dalam arahannya, Kak Edris menggarisbawahi lima profil pemuda sukses masa depan yang diharapkan tumbuh dari kegiatan kembara ini:
- Berjiwa spiritual dan dekat dengan Sang Pencipta.
Melalui kegiatan tadabbur alam di tengah hamparan hijau lereng Gunung Lawu, para peserta diajak memperkuat kesadaran spiritual dan rasa syukur atas kebesaran Allah SWT. - Mampu berinteraksi dan berkolaborasi.
Kembara menjadi ruang bagi peserta dari delapan sekolah berbeda untuk melatih komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan sosial. Mereka tidak hanya diajak berkompetisi, tapi juga berkolaborasi dalam semangat ukhuwah. - Berwawasan luas.
Selama kegiatan, peserta akan menerima berbagai materi edukatif yang membuka cakrawala berpikir tentang lingkungan, sosial, dan masa depan pendidikan Islam di era modern. - Terampil dan adaptif.
Para penegak akan mempelajari keterampilan hidup seperti survival, pertolongan pertama, serta program penghijauan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perhutani Kabupaten Magetan. - Tangguh secara fisik dan mental.
Agenda puncak berupa perjalanan menantang sejauh 15–20 kilometer menuju Puncak Gunung Kendil setinggi 1.625 mdpl. Perjalanan ini didampingi tim dari Secata, Saka Wira Kartika, dan Koramil, sebagai latihan daya tahan, disiplin, dan mental juang.
Menumbuhkan Generasi Berkarakter dari Alam

Kegiatan Kembara SIT Jatim bukan sekadar perkemahan rutin, melainkan wadah pembentukan karakter yang memadukan nilai spiritual, sosial, dan ketangguhan fisik. Di tengah udara sejuk pegunungan, para peserta tidak hanya diuji kekuatan jasmani, tetapi juga kesabaran, tanggung jawab, dan kemandirian.
Dengan panorama indah Gunung Lawu sebagai latar, kegiatan ini diharapkan mempererat ukhuwah antar sekolah SIT se-Jawa Timur serta melahirkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berkarakter kuat—siap menghadapi tantangan zaman dengan langkah pasti yang menginspirasi.
