Beranda / Berita Terkini / Dari Desa Saronggi, Syifa Bawa Bakat Seni hingga Dipercaya Melukis Gedung BPRS Sumekar

Dari Desa Saronggi, Syifa Bawa Bakat Seni hingga Dipercaya Melukis Gedung BPRS Sumekar


Bakat seni rupa Ana Syifaul Millah, siswi kelas VI SDIT Al Hidayah Sumenep, kembali mendapat kepercayaan. Seniman cilik yang akrab disapa Syifa itu dipercaya Direktur BPRS Sumekar Sumenep untuk melukis gedung BPRS Sumekar dari tampak depan.


Tantangan tersebut berhasil diselesaikan Syifa dengan baik. Karya itu sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi Syifa yang sejak kecil memang memiliki ketertarikan terhadap dunia seni rupa.


Syifa dikenal kerap mengikuti berbagai lomba menggambar dan melukis. Sejumlah prestasi pun berhasil diraihnya. Karya-karyanya bahkan pernah dikoleksi oleh dua pejabat di Kabupaten Sumenep.


Tidak hanya itu, Syifa juga pernah mendapat kesempatan mengikuti Pameran Muda-Mudi Sumenep serta pameran kaligrafi se-Madura.


Kepercayaan untuk melukis gedung BPRS Sumekar menjadi capaian lain dalam perjalanan Syifa mengembangkan bakatnya. Di usia yang masih duduk di bangku sekolah dasar, ia sudah mendapat kesempatan menghasilkan karya untuk sebuah lembaga keuangan daerah.
Bagi Syifa, kesempatan tersebut menjadi ruang untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Bagi keluarga dan sekolah, pencapaian itu menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa bakat anak perlu diberi ruang untuk berkembang.


Perjalanan Syifa tidak lepas dari dukungan dan bimbingan Kepala SDIT Al Hidayah Sumenep beserta para ustaz dan ustazah. Sekolah terus memberikan ruang, motivasi, dan apresiasi terhadap bakat yang dimiliki peserta didiknya.


Syifa sendiri tumbuh dari keluarga sederhana di Desa Saronggi. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan berprestasi.


Di balik setiap oretan tangannya, terdapat potensi yang terus diasah. Bakat tersebut perlahan menjadi jalan bagi Syifa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama SDIT Al Hidayah Sumenep.


Apresiasi juga datang dari Direktur Utama BPRS Sumekar Sumenep. Dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Syifa untuk terus mengembangkan bakatnya.


“Terus berkarya, terus belajar, dan terus menginspirasi,” pesan Direktur Utama BPRS Sumekar Sumenep kepada Syifa.


Pesan tersebut menjadi dorongan bagi Syifa untuk terus berani mencoba hal-hal baru dan menghadirkan karya yang dapat menginspirasi orang lain.


Bagi sekolah, perjalanan Syifa menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi dan keistimewaan masing-masing. Yang dibutuhkan adalah ruang untuk mencoba, dukungan untuk berkembang, serta apresiasi atas setiap proses yang dilalui.


Harapannya, Syifa terus tumbuh menjadi anak yang rendah hati, tekun belajar, dan istiqamah mengembangkan bakatnya. Setiap karya yang lahir dari tangannya diharapkan tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga membawa keberkahan dan inspirasi bagi anak-anak lainnya.
Karena setiap anak memiliki cahaya keistimewaannya masing-masing. Dan bagi Syifa, cahaya itu ditemukan melalui seni.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *