Selasa, 21 April 2026
  • Login
jsit-jatim
  • Kiprah
    • Profile
    • Program
  • Artikel
  • Profil SIT
  • Download
    • Logo Resmi
    • Foto Resmi Pengurus Pusat
No Result
View All Result
jsit-jatim
No Result
View All Result
Home Kolom

Kejujuran, Kebencian, dan Fitnah: Mendidik Hati dalam Era Bising Informasi

by Janan
2025/05/25 | 17:31
in Kolom
Reading Time: 7 mins read
0
0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

2. Menanamkan Bahaya Kebencian dalam Diskusi Publik

Kebencian adalah api kecil dalam hati yang, jika dibiarkan, akan membakar akal, menghanguskan adab, dan menyulut permusuhan. Dalam dunia yang dipenuhi informasi cepat dan emosi instan, kebencian sering menyamar sebagai “kepedulian”, padahal ia merusak dari dalam. Ketika kebencian merasuki diskusi publik, maka nalar tergantikan oleh prasangka, dan kebenaran dikalahkan oleh dendam.

Related Posts

Guru Kunci Peradaban

Buku Antologi “Goresan Pena Guru Hebat Mutiara Ummat” Terbit, Wujudkan Semangat Menulis Guru

Pesan sang Guru Besar

Kompetisi untuk Mengasah Skill Pendidik Al Uswah Surabaya

Islam sangat tegas memperingatkan tentang bahaya menyimpan dan menyebarkan kebencian karena sifat ini berpotensi mendorong seseorang untuk berlaku tidak adil, bahkan terhadap kebenaran sekalipun.

Allah SWT mengingatkan:

“Janganlah kebencian terhadap suatu kaum membuat kalian berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena itu lebih dekat kepada takwa.”
(QS. Al-Ma’idah: 8)

Kebencian yang dipelihara akan melahirkan permusuhan abadi, memutus tali silaturahmi, dan menjadikan seseorang buta terhadap kebaikan pihak lain. Sifat ini sering melahirkan sikap “pokoknya salah” tanpa memberi ruang untuk klarifikasi, tabayun, atau niat memperbaiki. Jika anak-anak dididik dalam lingkungan yang penuh kebencian, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang curiga, sinis, dan mudah menuduh tanpa fakta.

Nabi Muhammad ﷺ memperingatkan:

“Jangan kalian saling membenci, saling mendengki, dan saling memusuhi. Jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam pendidikan, kebencian bisa muncul dalam banyak bentuk: iri terhadap prestasi teman, dendam karena konflik sepele, atau fanatisme kelompok yang mematikan objektivitas. Jika tidak ditanamkan nilai keadilan dan kasih sayang sejak dini, anak-anak bisa terbiasa menyikapi perbedaan dengan kemarahan, bukan dengan pemahaman.

Pendidikan Islam harus berani menjadi penyejuk di tengah panasnya konflik opini. Guru tidak boleh menjadi pembawa opini penuh kebencian, apalagi jika belum jelas duduk perkaranya. Murid harus diajarkan bahwa menyuarakan kebenaran tidak harus dengan kebencian, dan berbeda pendapat tidak harus berujung permusuhan.

Kita perlu menanamkan bahwa hati yang bersih dari kebencian lebih siap menerima kebenaran, dan akal yang bebas dari permusuhan lebih siap menyelesaikan masalah. Itulah pendidikan sejati: membentuk manusia yang kuat logikanya dan lapang jiwanya.

Fitnah bukan hanya terjadi di majelis gosip

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Jananmendidik hatisdit al ibrah gresik

Janan

Kepala SDIT Al Ibrah Gresik | Staf Humas JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur

RekomendasiBerita

Doa

Mengulang Satu Ayat dari Malam Hingga Pagi, Pernah Dilakukan Rasulullah

by admin
13 Februari 2025
0
136

Rasulullah ﷺ hanya membaca satu ayat yang beliau ulang-ulang sepanjang sholatnya Sholat malam adalah salah satu amalan yang senantiasa dilakukan...

Read more

Penghujung Masa Bakti, JSIT Jatim Tak Mau Setengah Hati

24 Mei 2025
99

Ketua Sako SIT Surabaya Klarifikasi Pemberitaan Pesta Siaga

9 Februari 2025
395

Panduan Lengkap Publikasi Berita di Website JSIT Jatim: Dari Ide Hingga Viral

18 November 2025
218

Cek Syarat dan Ketentuan Kenaikan Gaji bagi Guru Swasta dan ASN

17 Desember 2024
80
Next Post

2 Hari Terkumpul Rp9,5 Juta, JSIT Trenggalek Bantu Warga Tertimpa Longsor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

headline

180 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi 2026, JSIT Jatim Siapkan Sekolah Lebih Matang

by kontributor jsit
5 April 2026
0
92

SURABAYA— JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses Akreditasi 2026 pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan...

Read more

JSIT Gresik-Lamongan Optimistis Lamongan Bisa Berdiri Mandiri

Mukerda JSIT Mojokerto Raya, Bersinergi untuk Pendidikan Indonesia

Mukerda JSIT Bondowoso-Situbondo Optimistis Bangun Pendidikan Berkualitas

Audiensi JSIT Probolinggo dan Disdikbud, Bahas Peningkatan Mutu Pendidikan

PAUD Lebah Tulungagung Ikuti Gebyar PAUD 2026, Angkat Tema “Kreatifitas Alam Kecilku”

JSIT Daerah Ngawi Sukses Gelar Mukerda 2026, Fokuskan Kolaborasi dan Penambahan SIT baru

Load More

Popular Posts

Terbaru! Cara Mendapatkan NRG Setelah Lulus PPG dan Jadwal Penerbitannya

by Anjaya Wibawana
2 Juni 2025
1
12.3k

Inilah Kumpulan Falsafah Pendidikan Gontor yang Menginspirasi Pimpinan SIT se-Jatim

by Anjaya Wibawana
8 Februari 2025
0
8.4k

Tanpa Andalkan SPP, Gontor Sejahterakan Guru Lewat Unit Usaha

by admin
8 Februari 2025
0
4.8k

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah Jawa Timur, Pusat penggerak dan pemberdayaan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

Facebook Youtube Instagram

© 2025 JSIT  Indonesia Wilayah Jawa Timur

  • Dewan Redaksi | Ketentuan Web | Kebijakan Umum
No Result
View All Result
  • Artikel Anggota
  • Berita
  • Cari Anggota
  • Download
  • Grup Anggota Default
  • JSIT Jawa Timur – Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Berita
  • Keislaman
  • Kiprah
  • Kirim Artikel Baru
  • Login
  • Lupa Kata Sandi
  • Pendaftaran
  • Privacy Policy
  • Profil Saya
  • Profile
  • Program
  • Semua Grup
  • Syarat dan Ketentuan Web
  • Anggota

© 2023 jsit-jatim.com | - Media Digital JSIT Membangun Branding & Menebarkan Inspirasi by jsit-jatim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In