Senin, 3 Agustus 2026
  • Login
jsit-jatim
  • Kiprah
    • Profile
    • Program
  • Artikel
  • Profil SIT
  • Download
    • Logo Resmi
    • Foto Resmi Pengurus Pusat
No Result
View All Result
jsit-jatim
No Result
View All Result
Home Kolom

Kejujuran, Kebencian, dan Fitnah: Mendidik Hati dalam Era Bising Informasi

by Janan
2025/05/25 | 17:31
in Kolom
Reading Time: 7 mins read
0
0
SHARES
120
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

2. Menanamkan Bahaya Kebencian dalam Diskusi Publik

Kebencian adalah api kecil dalam hati yang, jika dibiarkan, akan membakar akal, menghanguskan adab, dan menyulut permusuhan. Dalam dunia yang dipenuhi informasi cepat dan emosi instan, kebencian sering menyamar sebagai “kepedulian”, padahal ia merusak dari dalam. Ketika kebencian merasuki diskusi publik, maka nalar tergantikan oleh prasangka, dan kebenaran dikalahkan oleh dendam.

Related Posts

Guru Kunci Peradaban

Buku Antologi “Goresan Pena Guru Hebat Mutiara Ummat” Terbit, Wujudkan Semangat Menulis Guru

Pesan sang Guru Besar

Kompetisi untuk Mengasah Skill Pendidik Al Uswah Surabaya

Islam sangat tegas memperingatkan tentang bahaya menyimpan dan menyebarkan kebencian karena sifat ini berpotensi mendorong seseorang untuk berlaku tidak adil, bahkan terhadap kebenaran sekalipun.

Allah SWT mengingatkan:

“Janganlah kebencian terhadap suatu kaum membuat kalian berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena itu lebih dekat kepada takwa.”
(QS. Al-Ma’idah: 8)

Kebencian yang dipelihara akan melahirkan permusuhan abadi, memutus tali silaturahmi, dan menjadikan seseorang buta terhadap kebaikan pihak lain. Sifat ini sering melahirkan sikap “pokoknya salah” tanpa memberi ruang untuk klarifikasi, tabayun, atau niat memperbaiki. Jika anak-anak dididik dalam lingkungan yang penuh kebencian, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang curiga, sinis, dan mudah menuduh tanpa fakta.

Nabi Muhammad ﷺ memperingatkan:

“Jangan kalian saling membenci, saling mendengki, dan saling memusuhi. Jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam pendidikan, kebencian bisa muncul dalam banyak bentuk: iri terhadap prestasi teman, dendam karena konflik sepele, atau fanatisme kelompok yang mematikan objektivitas. Jika tidak ditanamkan nilai keadilan dan kasih sayang sejak dini, anak-anak bisa terbiasa menyikapi perbedaan dengan kemarahan, bukan dengan pemahaman.

Pendidikan Islam harus berani menjadi penyejuk di tengah panasnya konflik opini. Guru tidak boleh menjadi pembawa opini penuh kebencian, apalagi jika belum jelas duduk perkaranya. Murid harus diajarkan bahwa menyuarakan kebenaran tidak harus dengan kebencian, dan berbeda pendapat tidak harus berujung permusuhan.

Kita perlu menanamkan bahwa hati yang bersih dari kebencian lebih siap menerima kebenaran, dan akal yang bebas dari permusuhan lebih siap menyelesaikan masalah. Itulah pendidikan sejati: membentuk manusia yang kuat logikanya dan lapang jiwanya.

Fitnah bukan hanya terjadi di majelis gosip

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Jananmendidik hatisdit al ibrah gresik

Janan

Kepala SDIT Al Ibrah Gresik | Staf Humas JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur

RekomendasiBerita

headline

Penerapan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

by kontributor jsit
10 Februari 2025
0
67

Penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tidak akan berhasil tanpa keteladanan. Penulis: Anton Timur, M.Pd, Widyaprada Ahli Muda Dispendik Kab....

Read more

Gak Perlu Iklan Mahal! Ini Cara Sekolah Islam Terpadu Bisa Dikenal Lewat Google Maps

10 Juli 2025
79

Mereka Berbeda, Semuanya Istimewa

29 Maret 2024
57

Ingin Berita Sekolah Meningkat, Pahami Dulu Manfaatnya

10 November 2023
155

Tak Mudah Menjadi Wahsyi

21 Mei 2024
39
Next Post

2 Hari Terkumpul Rp9,5 Juta, JSIT Trenggalek Bantu Warga Tertimpa Longsor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Berita Terkini

Mengukir Makna di Bumi Perkemahan Cibubur

by kontributor jsit
5 Juli 2026
0
67

Refleksi Perjalanan dari MP3N Sako SIT Nasional 2026 Oleh: Sulaikah KurniawatiSekretaris Pinsakoda Sako Pramuka SIT Jawa Timur Perjalanan menuju Bumi...

Read more

Kolaborasi Jadi Kunci, YPI Permata Perkuat Komitmen Seluruh Pendidik

Dari Pelukan Ayah hingga Kebersamaan dengan Ibu, MPLS TKIT Alif Kedungrejo Tinggalkan Cerita Hangat

RS Graha Sehat dan TKIT Permata Kraksaan Edukasi Cegah Stunting dan Obesitas pada Peringatan Hari Anak Nasional

PAUDIT Insan Permata Malang Bangun Kepercayaan Diri Anak Lewat Gerakan Ayah Mengantar Anak

120 Murid Baru Disambut Hangat, SDIT Insan Permata Malang Gelar MPLS Ramah Anti Bullying

Empat Siswa SDIT Nurul Islam Klakah Wakili Lumajang di OSN dan FLS3N Jawa Timur 2026

Load More

Popular Posts

Terbaru! Cara Mendapatkan NRG Setelah Lulus PPG dan Jadwal Penerbitannya

by Anjaya Wibawana
2 Juni 2025
1
12.4k

Inilah Kumpulan Falsafah Pendidikan Gontor yang Menginspirasi Pimpinan SIT se-Jatim

by Anjaya Wibawana
8 Februari 2025
0
8.5k

Tanpa Andalkan SPP, Gontor Sejahterakan Guru Lewat Unit Usaha

by admin
8 Februari 2025
0
4.8k

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah Jawa Timur, Pusat penggerak dan pemberdayaan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

Facebook Youtube Instagram

© 2025 JSIT  Indonesia Wilayah Jawa Timur

  • Dewan Redaksi | Ketentuan Web | Kebijakan Umum
No Result
View All Result
  • Artikel Anggota
  • Berita
  • Cari Anggota
  • Download
  • Grup Anggota Default
  • JSIT Jawa Timur – Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Berita
  • Keislaman
  • Kiprah
  • Kirim Artikel Baru
  • Login
  • Lupa Kata Sandi
  • Pendaftaran
  • Privacy Policy
  • Profil Saya
  • Profile
  • Program
  • Semua Grup
  • Syarat dan Ketentuan Web
  • Anggota

© 2023 jsit-jatim.com | - Media Digital JSIT Membangun Branding & Menebarkan Inspirasi by jsit-jatim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In