JSIT Trenggalek berinisiatif mengirimkan bantuan untuk korban longsor di Desa Depok
Penulis: Nisa Ainur Arfi
Trenggalek – Bencana tanah longsor yang melanda Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, mengakibatkan enam warga meninggal dunia dan kerusakan parah pada sejumlah rumah. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat yang kini membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
Sebagai bentuk kepedulian, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Trenggalek melalui Bidang Sosial Kemanusiaan menginisiasi penggalangan dana di seluruh lembaga Sekolah Islam Terpadu se-Kabupaten Trenggalek.

“Antusiasme wali murid untuk berdonasi cukup besar. Kami sangat mengapresiasi. Alhamdulillah, dalam dua hari terkumpul donasi sebesar Rp9.551.000. Luar biasa,” ujar Ketua JSIT Indonesia Daerah Trenggalek, Rohkani, Sabtu (25/5).

Donasi tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan sembako dan uang tunai kepada para korban. Proses distribusi dilakukan langsung ke lokasi terdampak, dengan tantangan medan yang berat. Tim relawan harus menempuh jalan setapak yang licin akibat hujan, namun tetap berkomitmen menyalurkan bantuan hingga ke tangan warga.

“Kami berupaya memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Kendala di lapangan tidak menyurutkan semangat tim,” tambah Rohkani.
Masyarakat Desa Depok menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana, serta memberikan dukungan moral di tengah suasana duka.
JSIT Trenggalek berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban dan menjadi semangat bagi mereka untuk bangkit. Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana alam.
