Refleksi pagi menyimak online MUNAS JSIT Indonesia
Penulis: Novita Ratna Andadari
Nikmat luar biasa saat menjadi bagian dari barisan bernama JSIT. Bangga setiap mengenakan batik JSIT. Bukan karena prestis memakainya. Namun ada amanah yang Allah titipkan kepada setiap kita yang menggunakan seragam berwarna biru itu. Ya amanah dakwah pendidikan. Yang di sana Allah hamparkan seluas-luasnya objek dakwah bernama anak didik dan orang tua.
Bergetar setiap menyanyikan lirik lagu mars JSIT. Lirik lagu yang di dalamnya ada value mulia. JSIT tempat berkarya. Melangkah, menggapai harapan dan meraih cita-cita sebagai penggerak dan pemberdaya bangsa mewujudkan generasi cerdas mulia.
Jangan hanya biasa saja saat mengenakan batik JSIT. Hanya sekedar dipakai untuk menunaikan instruksi drescode agar sama namun kehilangan maknanya.
Saat kita berani memakai setiap seragam dari sebuah organisasi, komunitas bahkan institusi lembaga bernama pendidikan sekolah maka kita harus siap memaknai atas atribut tersebut.
Siap memakai seragam berarti siap berkomitmen. Siap berkontribusi. Siap dan terus meluruskan niat. Siap berkorban. Siap bersegera setiap ada panggilan kebaikan di dakwah pendidikan.
Semoga seluruh yang hadir MUNAS JSIT sejak Kamis, 24 Juli 2025 betul-betul serius, tidak sekedar hadir fisiknya. Namun, harus bersiap melakukan perubahan untuk berbenah diri di dunia pendidikan. Khususnya dalam payung Jejaring Sekolah Islam Terpadu. Yang mengusung akidah sebagai pondasi utama. Ibadah sebagai pilar-pilarnya. Adab sebagai tembok/dinding agar tak kehilangan keteladanan dalam implementasi kehidupan sebagai pendidik.
Selamat mengikuti MUNAS JSIT Indonesia. Semoga Allah melimpahkan keberkahan dan perubahan dahsyat khususnya di dakwah pendidikan. Mengawal dan menjadi garda terdepan menyongsong bonus demografi 2045 menuju generasi yang Imamul Muttaqien. Aamiin.🤲🏻
MUNAS VI JSIT INDONESIA
Inovasi dan Kolaborasi Membangun Ekosistem Pendidikan Islam yang Modern
24-27 Juli 2025
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
