Selasa, 12 Mei 2026
  • Login
jsit-jatim
  • Kiprah
    • Profile
    • Program
  • Artikel
  • Profil SIT
  • Download
    • Logo Resmi
    • Foto Resmi Pengurus Pusat
No Result
View All Result
jsit-jatim
No Result
View All Result
Home Internasional

Fenomena Gerhana Matahari Sebagian 2025: Apakah Indonesia Bisa Melihatnya?

Anjaya Wibawana by Anjaya Wibawana
2025/03/25 | 06:30
in Internasional, sains
Reading Time: 2 mins read
0
0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Bagi umat Islam, gerhana merupakan momen untuk mengingatkan kita akan keagungan Allah SWT.

JSIT-JATIM.COM – Sabtu, 29 Maret 2025, langit di belahan bumi utara akan menampilkan pertunjukan langka—Gerhana Matahari Sebagian. Fenomena astronomi ini akan menyapu sebagian wilayah Amerika Serikat bagian timur laut, Kanada bagian timur, Greenland, Eropa, Afrika Barat Laut, dan Rusia bagian barat laut. Namun, apakah Indonesia berkesempatan menyaksikan peristiwa langit ini?

Related Posts

Kolaborasi Strategis JSIT Jatim dan IHES, Peluang Besar bagi Sekolah IT

Membangun Jembatan Peradaban: Siswa SIT Jatim dan IISSA Malaysia Bersinergi dalam Harmoni Budaya Islam

Menembus Batas, Siswa SIT Jawa Timur Ikuti Program Internasional di Malaysia-Singapura

SMAIT Darut Taqwa Ponorogo Ikuti Taiwan- Indonesia High School Alliance Forum 2024 di Universitas Cheng Shiu Taiwan

Gerhana Matahari Sebagian terjadi saat Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, tetapi tidak dalam posisi sejajar sempurna. Akibatnya, hanya sebagian piringan Matahari yang tertutup oleh bayangan Bulan. Sayangnya, Indonesia tidak termasuk dalam jalur visibilitas gerhana kali ini. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan momen langka ini, mereka harus bepergian ke negara-negara yang masuk dalam jalur gerhana atau mengikuti siaran langsung dari berbagai lembaga astronomi.

Meski tak terlihat dari langit Nusantara, dampak gerhana ini bisa dirasakan di beberapa wilayah Indonesia. Salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah meningkatnya risiko banjir rob di daerah pesisir, terutama di wilayah Sumatera, Jambi, Lampung, dan Banten. Selain itu, beberapa fenomena atmosfer lain juga bisa terjadi akibat perubahan kecil dalam gravitasi akibat posisi Bulan dan Matahari.

Sementara itu, bagi umat Islam, gerhana merupakan momen untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam ajaran Islam, setiap kali terjadi gerhana, umat dianjurkan melaksanakan shalat gerhana, yaitu shalat kusuf untuk Gerhana Matahari dan shalat khusuf untuk Gerhana Bulan. Namun, mengingat gerhana ini tidak terlihat di Indonesia, para ulama menegaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan shalat kusuf.

Di berbagai belahan dunia, antusiasme masyarakat terhadap fenomena ini sangat tinggi. Di Amerika Utara, masyarakat di Quebec utara, Kanada, akan menjadi saksi utama dengan hingga 94% cakupan Matahari tertutup oleh Bulan. Sementara itu, di kota-kota seperti New York, Washington D.C., dan Boston, gerhana sebagian akan tampak dengan intensitas lebih rendah, memberikan pemandangan indah Matahari berbentuk sabit di ufuk timur saat matahari terbit.

Eropa juga akan mendapatkan bagian dari pertunjukan langit ini. Greenland akan mengalami cakupan gerhana hingga 86%, sementara Islandia bagian barat mencapai 70%. Di kota-kota besar seperti London, Paris, dan Edinburgh, Matahari akan tampak sedikit terpotong dengan cakupan antara 23% hingga 40%. Wilayah Afrika Utara seperti Maroko dan Aljazair juga akan menyaksikan gerhana, meskipun dengan intensitas lebih kecil.

Bagi para pengamat langit di belahan dunia yang beruntung, persiapan matang tentu menjadi kunci. Kacamata khusus gerhana sangat dianjurkan agar bisa menikmati fenomena ini dengan aman tanpa merusak penglihatan. Lembaga astronomi juga telah menyiapkan berbagai siaran langsung agar masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, tetap bisa mengikuti peristiwa ini secara virtual.

Meskipun Indonesia tidak menjadi saksi langsung, Gerhana Matahari Sebagian 29 Maret 2025 tetap menjadi pengingat betapa luar biasanya alam semesta dan bagaimana posisi benda langit dapat mempengaruhi kehidupan di Bumi. Untuk mereka yang tak ingin melewatkan momen langka ini, selalu ada cara untuk tetap terhubung dengan keajaiban langit, meski hanya lewat layar kaca.

Tags: gerhana matahariindonesia
Anjaya Wibawana

Anjaya Wibawana

1. Editor JSIT-JATIM.COM (2020 - Sekarang) 2. Kepala SMA Darussalamah (2021 - Sekarang) 3. Plt. KS SD Darussalamah Krian (2022 - Sekarang) 4. SMP Al Uswah Surabaya (2014 - 2020) 5. SMP Muhammadiyah 9 Surabaya (2008-2014)

RekomendasiBerita

Internasional

Kolaborasi Strategis JSIT Jatim dan IHES, Peluang Besar bagi Sekolah IT

by kontributor jsit
19 Januari 2025
0
78

Salah satunya adalah program magang yang dirancang khusus untuk pimpinan sekolah, guru, dan siswa Penulis: Moch. Edris Effendi Kuala Lumpur,...

Read more

Menembus Batas, Siswa SIT Jawa Timur Ikuti Program Internasional di Malaysia-Singapura

18 November 2024
252

SMAIT Darut Taqwa Ponorogo Ikuti Taiwan- Indonesia High School Alliance Forum 2024 di Universitas Cheng Shiu Taiwan

5 Juni 2024
346

Membangun Jembatan Peradaban: Siswa SIT Jatim dan IISSA Malaysia Bersinergi dalam Harmoni Budaya Islam

20 November 2024
63

SMPIT Insan Kamil Sidoarjo Ajak Siswa ke Malaysia

21 Mei 2024
249
Next Post

Siswa SMPIT Nurul Islam Krembung Iktikaf di Masjid, Pulang Jago Public Speaking!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

headline

180 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi 2026, JSIT Jatim Siapkan Sekolah Lebih Matang

by kontributor jsit
5 April 2026
0
105

SURABAYA— JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses Akreditasi 2026 pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan...

Read more

Tempa Jiwa Pengabdian, Siswa MAIT Insan Kamil Gelar Bakti Sosial di Negeri di Atas Awan

Perkuat Sinergi Pendidikan, JSIT Kediri Temui Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri

Siswa SMPIT Insan Kamil Sidoarjo Disambut Raja Negeri Sembilan Saat Sister School ke Malaysia

Yayasan Bakti Insani Pacitan Tempa Murabbi Tangguh Lewat Pembinaan Karakter dan Peak Performance

Bangun Anak Beradab dan Tangguh, TKIT Al Uswah Magetan dan JSIT Gelar Up Grading Guru Hebat

Serunya Backpacker Edukatif SMPIT Permata Surabaya, Belajar Sains hingga Sejarah Kota

Load More

Popular Posts

Terbaru! Cara Mendapatkan NRG Setelah Lulus PPG dan Jadwal Penerbitannya

by Anjaya Wibawana
2 Juni 2025
1
12.4k

Inilah Kumpulan Falsafah Pendidikan Gontor yang Menginspirasi Pimpinan SIT se-Jatim

by Anjaya Wibawana
8 Februari 2025
0
8.4k

Tanpa Andalkan SPP, Gontor Sejahterakan Guru Lewat Unit Usaha

by admin
8 Februari 2025
0
4.8k

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah Jawa Timur, Pusat penggerak dan pemberdayaan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

Facebook Youtube Instagram

© 2025 JSIT  Indonesia Wilayah Jawa Timur

  • Dewan Redaksi | Ketentuan Web | Kebijakan Umum
No Result
View All Result
  • Artikel Anggota
  • Berita
  • Cari Anggota
  • Download
  • Grup Anggota Default
  • JSIT Jawa Timur – Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Berita
  • Keislaman
  • Kiprah
  • Kirim Artikel Baru
  • Login
  • Lupa Kata Sandi
  • Pendaftaran
  • Privacy Policy
  • Profil Saya
  • Profile
  • Program
  • Semua Grup
  • Syarat dan Ketentuan Web
  • Anggota

© 2023 jsit-jatim.com | - Media Digital JSIT Membangun Branding & Menebarkan Inspirasi by jsit-jatim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In