BOJONEGORO – SMPIT Insan Permata Bojonegoro menggelar Wisuda Al-Qur’an dan Haflah Akhirussanah Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen istimewa karena sekolah mengukuhkan delapan siswa hafidz 30 juz sekaligus serta meluncurkan buku karya siswa.
Acara diawali dengan imtihan dan uji publik hafalan Al-Qur’an sebagai bentuk pertanggungjawaban capaian para siswa di hadapan orang tua dan tamu undangan. Selanjutnya dilakukan prosesi pengukuhan siswa tahfidz dan program takhasus yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut SMPIT Insan Permata juga meluncurkan buku karya siswa berjudul Pena dan Seluruh Keluhannya yang ditulis oleh Arziki. Peluncuran buku ini menjadi bukti bahwa siswa tidak hanya berprestasi dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga mampu berkarya di bidang literasi.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun Al-Qur’an.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Fatkhur Rakhim, M.Pd., serta Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Fatkhur Rakhim memberikan motivasi kepada para lulusan agar terus berani bermimpi dan berjuang meraih cita-cita.
“Raihlah cita-cita setinggi mungkin. Jadilah pemimpin masa depan dan jangan pernah melupakan almamater yang telah membesarkan kalian,” pesannya.
Sementara itu, Kepala SMPIT Insan Permata Bojonegoro, Siswandi, S.Pd., menegaskan bahwa Haflah Akhirussanah bukanlah akhir dari perjalanan para siswa, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar.
“Haflah Akhirussanah bukan akhir dari segalanya. Jadikan agenda ini sebagai titik awal untuk meraih cita-cita setinggi mungkin,” ujarnya.
Menurut Siswandi, perjalanan hidup manusia ibarat melewati berbagai pintu. Setiap pintu yang dilewati akan membawa seseorang pada tantangan dan kesempatan baru.
“Perjalanan hidup manusia itu seperti sebuah pintu. Ketika masuk satu pintu, kita akan bertemu pintu yang lain. Di setiap pintu ada tantangan dan rintangannya. Tahukah kalian pintu terbaik itu apa? Sebaik-baik pintu adalah ketika kaki kita melangkah menuju pintu surga Allah SWT. Untuk meraih itu, jadilah ahli Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa seorang ahli Al-Qur’an memiliki lima karakter utama yang disebut sebagai 5S, yaitu selalu membaca Al-Qur’an, selalu menghafal Al-Qur’an, selalu memahami Al-Qur’an, selalu mengamalkan Al-Qur’an, dan selalu mendakwahkan Al-Qur’an.
Menutup sambutannya, Siswandi menyampaikan pantun penuh makna kepada para lulusan.
“Bunga mawar bunga melati, harumnya semerbak memikat hati. Jadilah Qurani sejati, dan bersiaplah mengabdi untuk negeri.”
Ia juga berpesan agar para alumni tidak melupakan sekolah yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
“Bunga mawar bunga kamboja, itulah nama-nama bunga. Jika kalian rindu dengan SMPIT Insan Permata, segeralah datang ke sini, kami siap menyambut kalian dengan bahagia,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Wisuda Al-Qur’an dan Haflah Akhirussanah ini, SMPIT Insan Permata Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dalam akademik, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
