PONOROGO, JSITJATIMNEWS – Suasana riuh penuh semangat tampak mewarnai kawasan Wengker Park Ponorogo pada Sabtu (20/9/2025) pagi. Ratusan pramuka penggalang dari sekolah Islam terpadu se-Kabupaten Ponorogo berkumpul dalam ajang Lomba Galang 3 / Lomba Tingkat 3 (LT 3) Pramuka SIT. Acara ini menjadi panggung unjuk kemampuan sekaligus seleksi regu terbaik yang akan mewakili Ponorogo ke tingkat Jawa Timur.
Tidak hanya ajang kompetisi, kegiatan ini juga dikemas dengan nuansa edukatif dan pelestarian lingkungan. Para peserta tak hanya ditantang dalam lomba keterampilan dan ketangkasan pramuka, tetapi juga diajak belajar langsung melalui Edukasi Media Tanam, praktek membuat media tanam, hingga pemasangan biopori di kawasan Taman Hayati Wengker Park, bekerja sama dengan tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo.

Menurut Ketua JSIT Daerah Kabupaten Ponorogo, Samsul Arifin, kegiatan ini diikuti oleh 160 siswa-siswi SDIT, MIT, SMPIT, dan MTs-IT se-Ponorogo. “Selain sebagai ajang seleksi regu terbaik, LT 3 ini juga kami harapkan melahirkan pramuka penggalang yang tangguh, berkarakter, dan peduli lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan yang digelar oleh Satuan Komunitas (Sako) Pramuka SIT Kabupaten Ponorogo ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Dengan dukungan sekitar 30 guru yang bertugas sebagai panitia, acara berjalan meriah dan penuh kekompakan antarregu.

Berbagai jenis lomba dihadirkan dalam LT 3 ini, mulai dari Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB), pioneering, vlog, cooking, fotografi, hingga penyajian kreasi pramuka. Selain itu, ada pula lomba wawasan kebangsaan seperti Ranking 1, serta lomba teknik kepramukaan seperti semaphore, morse, dan sandi.
Melalui ajang LT 3 ini, panitia berharap terpilihnya regu-regu terbaik tidak hanya menjadi prestasi di bidang kepramukaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar sekolah Islam terpadu di Ponorogo serta memupuk kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.
