Bondowoso — Dua pemanah muda, Gema Sabda Jiwa (kelas 8) dan Faiz Zahir Syafiq Mubarok (kelas 9), sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejurkab Panahan HUT Brimob ke-80 Tahun 2025. Bertanding di kategori Beregu Barebow, keduanya tampil solid dan penuh percaya diri hingga berhasil mengamankan posisi Juara 2 di tengah persaingan ketat puluhan peserta dari berbagai sekolah dan klub se-Kabupaten Bondowoso.
Kompetisi yang digelar 8–9 November 2025 di Lapangan Brimob Tenggarang ini diselenggarakan oleh Perpani Bondowoso bekerja sama dengan Korps Brimob Polri. Suasana turnamen berlangsung meriah dan penuh semangat, terlebih karena kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Brimob Polri, yang jatuh pada 14 November mendatang.
Keberhasilan Gema dan Faiz diraih setelah melewati serangkaian babak penyisihan yang menegangkan. Kategori Barebow, yang dikenal menantang karena tidak menggunakan alat bantu optik, menuntut ketenangan, ketepatan, dan konsentrasi tinggi. Dengan teknik yang mumpuni dan kerja sama yang solid, keduanya berhasil menembus babak final dan hanya kalah tipis dari juara pertama.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kemuridan SMPIT Bina Insan Cemerlang, Suherman, menyampaikan apresiasi atas capaian murid-muridnya tersebut.
“Alhamdulillah, Gema dan Faiz telah memberikan hadiah terbaik bagi sekolah dan orang tua mereka. Prestasi ini adalah buah dari kedisiplinan dan latihan keras yang mereka jalani selama ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sekolah berkomitmen mendukung pengembangan bakat non-akademik siswa, termasuk olahraga panahan, dengan menyediakan fasilitas dan pelatih profesional.

“Panahan bukan sekadar olahraga prestasi, tapi juga sarana membentuk karakter — melatih fokus, kesabaran, dan mental pantang menyerah,” tambahnya.
Sementara itu, Gema mengaku sempat tegang di babak penentuan.
“Pertandingan sangat menegangkan, tapi kami terus saling menyemangati agar tetap fokus,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Faiz mengaku bangga bisa membawa pulang medali untuk sekolah.
“Ini pengalaman berharga. Terima kasih kepada pelatih dan sekolah yang sudah mendukung kami. Juara ini kami persembahkan untuk guru dan teman-teman semua,” katanya dengan antusias.
Selain menjadi ajang olahraga, Kejurkab Panahan ini juga bertujuan menjaring bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mewakili Bondowoso di level provinsi bahkan nasional.
Prestasi Gema dan Faiz menjadi bukti bahwa dengan tekad dan kerja keras, usia muda bukanlah batas untuk berprestasi. Sekolah berharap keduanya bisa terus mempertahankan semangat juang dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi di ajang berikutnya.
Penulis: Puspa Ayu Wigati, S.Pd
