Ponorogo – Suara takbir dan tawa santri menggema di kawasan Mojopit, Slahung, Kabupaten Ponorogo. Selama tiga hari penuh, ratusan santri Pondok Pesantren Darut Taqwa berkumpul dalam suasana hangat dan penuh semangat mengikuti kegiatan PERSADA (Perkemahan Santri Darut Taqwa). Di tengah hawa sejuk perkemahan, para santri belajar arti sesungguhnya dari ukhuwah, kemandirian, dan kebugaran jasmani rohani.
Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan ini diikuti oleh seluruh santri dari berbagai jenjang dengan antusias luar biasa. Tak hanya berkemah, mereka mengikuti serangkaian kegiatan pembinaan yang mengasah karakter dan spiritualitas.

Pak Amir, salah satu pembina, menyampaikan materi bertema ukhuwah islamiyah. Ia menekankan pentingnya saling mengenal antar santri sebagai kunci menjaga keharmonisan pondok. “Santri itu satu keluarga besar. Kalau ingin ukhuwah tetap kuat, maka saling mengenal dan menghargai itu kuncinya,” ujarnya.
Selain itu, Pak Ranu memberikan pembekalan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kebugaran jasmani dan rohani. “Tubuh yang sehat akan membuat ibadah semakin kuat, sementara rohani yang kokoh menjadi pondasi semangat belajar dan berjuang,” jelasnya.
Tak hanya sesi materi, suasana PERSADA semakin semarak dengan beragam kegiatan lapangan, permainan kelompok, api unggun, dan malam keakraban yang membangkitkan semangat kekeluargaan antar santri.

Pihak pesantren berharap, kegiatan ini mampu menumbuhkan generasi santri yang tidak hanya tangguh dan mandiri, tetapi juga memiliki semangat ukhuwah, kesehatan, serta keimanan yang kuat. PERSADA menjadi momen berharga bagi mereka untuk belajar, berjuang, dan meneladani nilai-nilai Islam secara nyata.
