JSITJATIMNEWS – Semangat kompetisi yang sehat dan beradab kembali digaungkan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur. Pada Senin, 21 September 2025, BP2S JSIT Jatim resmi menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Final Olimpiade SIT 2025 secara daring. Acara ini dihadiri Ketua JSIT Jawa Timur, Ustaz Mochammad Edris Effendi, S.T., M.P.SDM., Ketua BP2S Wilayah, Ustaz Alief Nuryadi, serta Ketua JSIT Daerah dan BP2S daerah se-Jawa Timur.
Agenda sosialisasi ini menjadi momen penting dalam memastikan pelaksanaan Olimpiade SIT berjalan seragam, tertib, dan penuh sportivitas. Tak hanya sebagai forum teknis, pertemuan ini juga menunjukkan keseriusan JSIT Jatim dalam menghadirkan kompetisi ilmiah yang mengedepankan prestasi dan adab Islami.
Dipandu Langsung oleh Ketua BP2S
Dalam sesi utama, sosialisasi dipandu langsung oleh Ustaz Alief Nuryadi selaku Ketua BP2S Wilayah. Beliau memaparkan secara detail mekanisme final Olimpiade SIT 2025, mulai dari jadwal, cabang lomba, sistem ujian daring, hingga aturan pengawasan. Dengan gaya komunikatif, Alief memastikan seluruh peserta sosialisasi memahami juknis yang sudah disusun matang oleh panitia wilayah.
Final Olimpiade SIT tahun ini akan digelar pada 28 September 2025 dengan format daring pada lokasi yang ditentukan panitia. Peserta finalis yang sebelumnya telah lolos seleksi daerah dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan mengikuti ujian berbasis token melalui smartphone, tablet, atau laptop masing-masing. Pengawasan akan dilakukan berlapis, baik oleh panitia daerah yang hadir di lokasi, maupun pengawas wilayah melalui Zoom Meeting.
Tema Besar Olsit 2025
Mengusung tema “Berprestasi dengan Ilmu, Beradab dalam Kompetisi”, Olimpiade SIT 2025 bertujuan meningkatkan semangat belajar siswa dalam bidang sains, teknologi, dan sosial. Selain itu, kompetisi ini dirancang untuk menumbuhkan karakter Islami yang kompetitif, kritis, dan kreatif, sekaligus mempererat ukhuwah antar lembaga SIT se-Jawa Timur.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi:
- SD: Matematika dan IPAS
- SMP: Matematika, IPA, dan IPS
- SMA: Matematika, Peminatan IPA, dan Peminatan IPS
Sistem penilaian juga dirancang adil dengan bobot poin +4 untuk jawaban benar dan -1 untuk jawaban salah, sehingga mendorong peserta untuk berpikir cermat dalam setiap langkah.
Pengawasan Ketat dan Transparan
Sesuai juknis, setiap ruang ujian peserta wajib diawasi menggunakan kamera yang menyorot seluruh aktivitas ujian. Pengawas daerah bertanggung jawab menjaga keteraturan di lokasi, sementara pengawas wilayah melakukan random checking serta merekam jalannya ujian sebagai dokumentasi resmi. Transparansi ini diharapkan dapat menjaga marwah kompetisi dan menutup peluang kecurangan.
Selain itu, publikasi kegiatan diwajibkan melalui pemasangan spanduk di tiap daerah, menegaskan keseriusan panitia dalam membangun atmosfer Olimpiade SIT sebagai event ilmiah bergengsi di Jawa Timur.
Pengumuman dan Penyematan Juara
Para pemenang Olimpiade SIT 2025 akan diumumkan melalui website resmi JSIT Jatim. Tiga kategori capaian —Gold, Silver, dan Bronze— akan diberikan pada tiap mapel di tiap jenjang. Medali juara nantinya dikirimkan panitia wilayah ke JSIT daerah untuk kemudian disematkan secara serentak pada Senin, 20 Oktober 2025, bersamaan dengan upacara bendera di sekolah masing-masing.
Wadah Ukhuwah dan Prestasi
Ketua JSIT Jawa Timur, Ustaz Mochammad Edris Effendi, menyampaikan bahwa Olimpiade SIT tidak sekadar ajang adu kecerdasan, melainkan wadah mempererat ukhuwah antarlembaga. “Kita ingin menghadirkan kompetisi yang berprestasi sekaligus beradab, agar generasi SIT tumbuh menjadi saintis Muslim yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.
Dengan adanya sosialisasi juknis ini, seluruh pengurus daerah diharapkan dapat melaksanakan final Olimpiade SIT 2025 secara seragam, profesional, dan inspiratif. Tak hanya menjadi lomba, Olsit SIT Jatim telah menjelma sebagai panggung prestasi yang bergengsi bagi siswa-siswa Islam Terpadu.
