Penulis: Ana Rachmawati
Madiun — Bertempat di Gedung Balai Diklat Pemerintah Kota Madiun (14/6), SMPIT PPTQ Insan Madani menggelar acara pengukuhan 36 alumni angkatan ke-3. Momen ini menjadi tonggak penting bagi sekolah dalam merayakan keberhasilan pendidikan menengah yang dikolaborasikan dengan program tahfidz Al-Qur’an.
Para siswa telah menyelesaikan jenjang SMP sekaligus menuntaskan target hafalan dengan hasil yang membanggakan. Tahun ini, sebanyak 85% lulusan diterima di SMA atau sederajat melalui jalur prestasi Tahfidzul Qur’an.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi kuat antara kepala sekolah, Ana Rachmawati, S.Sn, yang membidangi pendidikan umum, dan Ustadz Hamzah Farouqi Ramadhani, Lc, yang memimpin program kepesantrenan. Kolaborasi ini telah menghasilkan output pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
Sejak mendapatkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) pada tahun 2022, SMPIT Tahfidzul Qur’an Insan Madani terus menunjukkan eksistensinya. Puncaknya pada November 2024, sekolah ini berhasil meraih Akreditasi A, sebagai bukti nyata kualitas penyelenggaraan pendidikan yang dijalankan.
Capaian Hafalan yang Membanggakan
Tahun ini merupakan momen bersejarah karena menjadi kali pertama SMPIT Insan Madani meluluskan siswa secara mandiri, setelah dua angkatan sebelumnya masih bernaung di sekolah induk. Hasilnya sangat menggembirakan: 100% siswa dinyatakan lulus, dengan rincian capaian tahfidz sebagai berikut:
- 1 siswa hafal 30 juz
- 3 siswa hafal lebih dari 20 juz
- 21 siswa hafal antara 10 hingga 20 juz
- 11 siswa hafal 5–10 juz
Target minimal kelulusan yaitu mutqin 5 juz pun berhasil dicapai oleh seluruh peserta.
Lulusan terbaik tahun ini diraih oleh Salma Putri Raihana, putri dari Bapak Deny Irawan, S.T., M.T. Ia berhasil menyetorkan hafalan 30 Juz dan memperoleh nilai akademik tertinggi, yakni 90,48.
Apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan
Kegiatan pengukuhan semakin bermakna dengan kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Dra. Siti Zubaidah, M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan satuan pendidikan bukan sekadar pada kuantitas siswa, melainkan pada pelayanan maksimal yang berdampak pada kualitas dan karakter peserta didik.
“Yang utama adalah bagaimana kita melayani kebutuhan siswa dengan maksimal, agar berdampak pada kualitas akademik maupun mental. Saya mengapresiasi progres luar biasa dari SMPIT Tahfidzul Qur’an Insan Madani,” ungkap beliau.
Dorongan untuk Mendirikan SMA/SMK Tahfidz
Ketua Yayasan Insan Madani, Ustadz Moch Husain, M.Pd, dalam sambutannya juga menyampaikan harapan besar agar segera didirikan jenjang pendidikan lanjutan seperti SMA atau SMK berbasis tahfidz. Menurutnya, keberlanjutan pendidikan karakter dan akhlak akan lebih maksimal jika difasilitasi dalam satu sistem berjenjang.
“Kami ingin ada SMA atau SMK di bawah Yayasan Insan Madani agar pembinaan tahfidz, karakter, dan akhlak bisa terus berkelanjutan,” ujarnya penuh semangat.
Penutup yang Penuh Makna
Acara pengukuhan juga diisi dengan tausiyah dari Ustadz Luqman Hakim, Lc., M.A. yang memberikan siraman rohani untuk para siswa dan orang tua. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz H. Kusdaryanto, M.Pd.
Redaksi JSIT-Jatim.com mengucapkan selamat kepada seluruh alumni angkatan ke-3 SMPIT Tahfidzul Qur’an Insan Madani. Semoga perjalanan ke jenjang berikutnya semakin diberkahi dan penuh keberhasilan.
