Kraksaan – SD Islam Terpadu Permata Kraksaan dengan penuh rasa syukur menyelenggarakan Wisuda Al-Qur’an ke-4 dengan metode pembelajaran Ilman wa Ruuhan, sebuah metode yang mengharmonikan ilmu dan ruhani dalam proses belajar Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut digelar di Islamic Center Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dan diikuti oleh 195 wisudawan dan wisudawati. Rinciannya, sebanyak 92 siswa mengikuti wisuda Tilawatil Qur’an dan 103 siswa mengikuti wisuda Tahfidzul Qur’an.
Para wisudawan dan wisudawati merupakan siswa-siswi kelas 2 hingga kelas 6 yang telah dinyatakan lulus Imtihan dengan metode Ilman wa Ruuhan. Proses ini menjadi bagian dari perjalanan panjang para siswa dalam menuntut ilmu Al-Qur’an dengan kesungguhan, kesabaran, serta kecintaan yang terus ditanamkan sejak dini.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan kirab wisudawan dan wisudawati yang berlangsung khidmat. Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti seluruh hadirin, terutama para orang tua yang menyaksikan putra-putrinya melangkah dengan penuh percaya diri.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan para siswa semakin menambah kekhusyukan acara. Bacaan tersebut mengalun indah dan menyejukkan hati, menjadi pengingat bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang dipelajari merupakan cahaya bagi kehidupan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, penyampaian proses perjalanan para siswa dalam menuntut ilmu Al-Qur’an, serta prosesi uji publik. Uji publik ini menjadi bentuk tanggung jawab dan pembuktian capaian belajar para wisudawan di hadapan guru dan wali murid.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi wisuda dan penyerahan sertifikat kepada para wisudawan dan wisudawati. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi simbol amanah sekaligus kebanggaan atas jerih payah yang telah dilalui selama proses pembelajaran.
Setelah itu, Yayasan memberikan penghargaan kepada siswa dengan capaian hafalan Al-Qur’an terbanyak. Acara juga diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan wali murid yang mengungkapkan rasa terima kasih serta kebanggaan atas pembinaan Al-Qur’an di SDIT Permata Kraksaan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Al-Qur’an senantiasa menjadi petunjuk, penolong, dan sahabat hidup para wisudawan di masa depan. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa Qur’ani.
