Penulis: Ririn Uktarini
Jombang – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, Pendidikan Anak Usia Dini Islam Terpadu Ceria (PAUDIT Ceria) menggelar acara kreatif bertajuk “Baju Adat Jawa Karunia Allah”. Kegiatan ini berlangsung pada 20 hingga 21 Agustus 2025 dan menampilkan kolaborasi unik antara wali murid dan anak-anak.
Orang tua menuangkan kreativitasnya dengan membuat baju adat Jawa dari bahan ramah lingkungan. Kreasi yang dihasilkan pun beragam, mulai dari baju Gatotkoco, Satrio Ing Pringgodani, hingga pakaian pewayangan Srikandi lengkap dengan busur panah. Tidak kalah menarik, ada juga baju pengantin Jawa yang memancarkan kemewahan dan keanggunan, serta baju Kuda Lumping lengkap dengan kuda lumpingnya. Semua kostum dibuat dari kardus, plastik, kertas kado, tas bekas, dan bahan daur ulang lainnya.

Setelah proses pembuatan, anak-anak tampil memukau di pentas fashion show. Beberapa terlihat percaya diri, ada yang malu-malu, bahkan beberapa anak masih enggan bergerak dari posisi awalnya. Tingkah laku mereka justru menambah semarak dan kelucuan dalam acara ini.
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan anak-anak pada adat dan budaya Jawa, menumbuhkan rasa bangga akan identitas suku bangsa, sekaligus menstimulasi keberanian tampil di depan umum. PAUDIT Ceria berharap melalui acara ini, generasi muda dapat melestarikan budaya Jawa dan tetap memegang teguh semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika, “meski berbeda-beda tetap satu jua.”
