Sidoarjo — Sidang pleno Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-6 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jawa Timur berlangsung dinamis di Ballroom Favehotel Sidoarjo, Sabtu (6/12/2025). Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, ST, M.PSDM, membuka laporan pertanggungjawaban (LPJ) masa bakti 2021–2025 di hadapan para peserta muswil.
Sesi persidangan dipimpin sementara oleh Tim Steering Committee (SC) yang beranggotakan Siswandi dan Alief Nuryadi. Agenda diawali dengan pembahasan tata tertib sidang sebelum menetapkan pimpinan sidang tetap yang terdiri dari Supriadi (Ketua JSIT Jombang), Siswandi (Sekum JSIT Jatim), dan Anton Timur (Tim Lisensi).

Memasuki agenda inti, Ustaz Edris bersama seluruh Badan Pengurus Harian (BPH) dan Kepala Bidang memaparkan LPJ setebal 400 halaman. Ia menampilkan rangkuman kinerja lintas bidang, mulai dari perluasan keanggotaan SIT hingga peningkatan prestasi siswa.
“Kami akan membacakan LPJ secara keseluruhan yang sudah kami susun dalam presentasi” ujar Edris dalam presentasinya. Karena keterbatasan waktu, sebagian laporan dibacakan secara cepat, sementara beberapa poin strategis diperdalam oleh masing-masing bidang.
Di antara capaian yang menonjol adalah bertambahnya jumlah sekolah anggota SIT menjadi 437 sekolah. Selain itu, berbagai kompetisi seperti Olimpiade SIT dan O2SN disebut berkontribusi mendorong prestasi siswa. Pengembangan karakter juga menjadi sorotan melalui gelaran kegiatan pramuka seperti Laga, Latgab, dan Kemah Wilayah.
Usai penyampaian LPJ, peserta dari daerah diberi kesempatan menyampaikan pandangan umum. Mayoritas delegasi mengapresiasi kerja pengurus periode 2021–2025 yang dinilai memberikan lompatan signifikan bagi perkembangan sekolah Islam terpadu di Jawa Timur.
Setelah seluruh pandangan disampaikan, pimpinan sidang menetapkan keputusan akhir. Tepat pukul 20.10 WIB, LPJ dinyatakan diterima, dan kepengurusan periode 2021–2025 resmi demisioner.
Dengan diterimanya LPJ tersebut, muswil berlanjut pada proses penyusunan rekomendasi dan pemilihan pengurus baru untuk periode selanjutnya.
