SURABAYA – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur resmi menggelar Pelantikan Pengurus Periode 2025–2029 pada Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Graha TI, Jalan Ahmad Yani No.153, Gayangan, Wonocolo, Surabaya, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Wilayah (Muswil) VI JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur yang telah dilaksanakan pada 6–7 Desember 2025 di Favehotel Sidoarjo. Dalam Muswil tersebut, Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM ditetapkan sebagai Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur masa bakti 2025–2029.
Seluruh pengurus yang dilantik hadir mengenakan seragam dan jas resmi JSIT. Pengurus putri mengenakan jilbab biru dongker, sementara pengurus putra memakai peci khas JSIT, menambah kekhidmatan suasana pelantikan.
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch. Edris Effendi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Muswil VI JSIT Jatim dengan lancar. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari amanat organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan daerah.
“Dalam rangka melaksanakan amanat MUNAS VI JSIT Indonesia, perlu ditetapkan Pengurus JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur masa bakti 2025–2029 agar roda organisasi dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.
Pengisian Pakta Integritas
Acara pengesahan pengurus turut dihadiri Ketua Dewan Pengawas JSIT Jawa Timur, Anton Timur, M.Pd, beserta jajaran Badan Pengurus Harian (BPH).

Setiap pengurus yang dilantik menandatangani pakta integritas, yang berisi komitmen setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI, serta kesanggupan menjalankan tugas organisasi dengan jujur dan penuh tanggung jawab sesuai dengan tupoksi masing-masing.
Sebagai ungkapan rasa syukur, rangkaian acara dilanjutkan dengan potong tumpeng oleh Ketua JSIT Jawa Timur yang kemudian diserahkan kepada Ketua Dewan Pengawas, Anton Timur, M.Pd.

Pelantikan pengurus JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur periode 2025–2029 ini ditutup dengan foto bersama seluruh pengurus, menandai dimulainya masa khidmat baru untuk memperkuat peran Sekolah Islam Terpadu di Jawa Timur.
