JOMBANG – Upaya peningkatan kompetensi guru kembali digencarkan oleh Forum Silaturahmi Kepala Sekolah (Forsika) PAUD JSIT Jombang. Kamis pagi, 4 Desember 2025, sekitar 40 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru PAUD, serta guru SD kelas bawah memenuhi aula PGRI Kabupaten Jombang untuk mengikuti workshop Model Pembelajaran CBIFONIK.
Workshop ini menghadirkan pemateri utama dari Jakarta, Dr. Sumarti M Thohir, seorang pakar dalam bidang fonik dan literasi awal. Sejak sesi dimulai, suasana pelatihan terasa hidup, dengan peserta aktif berdiskusi, mencoba instrumen pembelajaran, hingga mempraktikkan teknik fonik secara langsung.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diminati oleh guru-guru dari Jombang. Peserta dari berbagai daerah sekitar seperti Mojokerto, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Malang, hingga Probolinggo juga turut hadir. Antusiasme ini menunjukkan betapa besar kebutuhan tenaga pendidik terhadap pendekatan literasi yang lebih efektif dan sesuai perkembangan Kurikulum Merdeka.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Forsika PAUD JSIT Jombang, Bunda Ririn, menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi pendidik usia dini.
“Kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh guru-guru PAUD, karena menjadi pondasi awal literasi anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Sumarti menjelaskan bahwa metode CBIFONIK kini telah dapat diintegrasikan dengan Kurikulum Merdeka dan sudah diakui secara resmi oleh negara. Hal ini membuat guru semakin mudah menerapkan pendekatan fonik yang sistematis dan menyenangkan bagi anak didik.
Dengan metode yang tepat, Forsika berharap keterampilan membaca dan fondasi literasi anak dapat terbentuk lebih kuat sejak usia dini, sehingga memudahkan mereka dalam jenjang pendidikan berikutnya.
