Magetan – Kepedulian mendalam ditunjukkan keluarga besar SD IT Badrussalam setelah kabar duka datang dari Sumatra. Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah membuat sekolah ini tergerak menggelar aksi galang dana kemanusiaan pada 4–5 Desember 2025.
Aksi solidaritas ini dikoordinir oleh JSIT Jawa Timur melalui Rumah Zakat sebagai lembaga penyalur resmi. Sejak hari pertama, para guru, wali murid, hingga siswa menunjukkan antusiasme tinggi untuk ikut membantu saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah.
Guru SD IT Badrussalam, Ustadzah Anik Purwati, S.Pd, menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari rasa empati dan ukhuwah Islamiyah. “Sudah menjadi kewajiban seorang mukmin untuk peduli dengan saudaranya, sebagaimana yang Allah perintahkan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa musibah yang menimpa masyarakat di Sumatra seharusnya menjadi panggilan hati bagi siapa pun untuk ikut membantu.
Yang membuat suasana semakin haru, sejumlah siswa bahkan menyumbangkan seluruh uang saku yang mereka bawa dari rumah. Salah satu siswa mengaku memilih tidak jajan hari itu demi bisa memberikan infaqnya. “Saya hari ini tidak jajan, uang sakunya saya infaqkan semua,” ujarnya polos namun penuh ketulusan.
Dukungan dari wali murid juga mengalir deras. Banyak orang tua yang mengapresiasi langkah sekolah dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sejak usia dini. Aksi galang dana ini menjadi momentum pembelajaran nyata bagi siswa tentang pentingnya peduli dan ikut merasakan penderitaan saudara sesama manusia.
Pihak sekolah berharap donasi yang terkumpul dapat meringankan beban korban bencana di Sumatra, meski jumlahnya mungkin tidak besar. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan karakter peka, berempati, dan peduli pada diri setiap siswa SD IT Badrussalam.
Penulis: Amin Riyanto, S.Pd
