Pembelajaran Menyenangkan Lewat Outdoor Learning di Pasar Manukan dan Restoran Toby’s, SDIT Permata Surabaya Bekali Siswa Keterampilan Hidup Sejak Dini
Penulis: Noviyanti Indah Mawaddah, S.Pd
Surabaya – SDIT Permata Surabaya kembali mengadakan kegiatan pembelajaran luar kelas (outdoor learning) yang inspiratif dan edukatif untuk siswa kelas 4 dan 5. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 6 Mei 2025 ini diikuti oleh 119 siswa dengan penuh semangat.
baca juga:
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengasah keterampilan observasi, mengenal peran ekonomi dalam kehidupan sehari-hari, serta belajar menyajikan makanan secara kreatif.

Outdoor learning kali ini mengambil dua lokasi berbeda yang menarik dan sarat pembelajaran, yaitu Pasar Tradisional Manukan dan Restoran Toby’s Surabaya. Di Pasar Manukan, siswa diberi tantangan untuk berbelanja bahan makanan segar dengan anggaran minimal Rp10.000,00 per kelompok.
Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan anak-anak pada suasana pasar tradisional yang sesungguhnya, tetapi juga melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta pengambilan keputusan secara langsung di lapangan.

Beragam hasil belanja siswa mencerminkan antusiasme mereka dalam menjalankan tugas. Ada yang membeli ikan lele, bandeng, sayur mayur, hingga buah-buahan segar.
Salah satu siswa kelas 4B, Atika, mengungkapkan kegembiraannya setelah berbelanja di pasar.
“Ini pengalaman pertamaku belanja di pasar. Aku beli ikan pindang buat oleh-oleh mamaku. Senang sekali bisa belanja,” ungkap Atika dengan mata berbinar.
Setelah kegiatan di pasar usai, rombongan siswa melanjutkan perjalanan ke Restoran Toby’s untuk mengikuti sesi fun cooking. Dalam sesi ini, siswa diajarkan cara menyajikan makanan bento secara menarik dan sehat. Dengan panduan dari tim dapur Toby’s dan didampingi para guru, siswa belajar mengatur lauk-pauk, nasi, dan sayuran ke dalam wadah bento dengan estetika dan nilai gizi yang diperhatikan.
Kegiatan memasak ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas siswa serta meningkatkan kemandirian dalam menyiapkan makanan. Suasana penuh kegembiraan terlihat ketika siswa berhasil menata bento buatan mereka sendiri.
Ustazah Wahyuni, wali kelas 4A, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.
“Anak-anak senang bisa belajar menyajikan makanan bento. Ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus melatih kreativitas mereka,” ujar beliau.
Kegiatan outdoor learning ini menjadi bagian dari upaya SDIT Permata Surabaya dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kehidupan nyata. Melalui pengalaman langsung di lapangan, siswa tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya dalam situasi nyata.
Dengan menggabungkan unsur ekonomi, keterampilan hidup, dan kreativitas, SDIT Permata Surabaya menunjukkan komitmennya dalam menciptakan proses belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk penguatan profil pelajar Pancasila dan pendidikan karakter anak-anak Indonesia.
