Penulis: Sulaikah Kurniawati
Surabaya – Suasana penuh semangat kolaborasi terasa di SIT Utsman bin Affan, Lakarsantri, pada Sabtu (27/9). Ratusan Penggalang dari berbagai Sekolah Islam Terpadu (SIT) Surabaya berkumpul dalam Lomba Penggalang (Laga) 3, ajang penting bertema “Pramuka Tangguh Berprestasi Siap Memimpin Negeri.”
Sebanyak 13 regu ambil bagian, terdiri dari 8 regu Ramu (SD) dan 5 regu Rakit (SMP). Mereka berasal dari SDIT/SD Al Uswah, SD Al Uswah 2, SDIT Utsman, SDIT Permata, SMPIT Al Uswah, SMPIT Permata, hingga SMPIT Utsman. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan ukhuwah, kepemimpinan, serta karakter tangguh para generasi muda SIT.
Acara dibuka oleh Kak Mulyono, Kapusdiklat Kwarcab Surabaya, yang menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk generasi berkarakter dan siap memimpin. Ketua Panitia sekaligus Pinsakocab SIT Surabaya menambahkan bahwa Laga 3 bertujuan menguatkan ukhuwah antar-Penggalang SIT sekaligus menumbuhkan jiwa kolaborasi dan prestasi.
Peserta diuji dalam berbagai pos lomba yang memadukan tradisi Pramuka dengan sentuhan modern, mulai dari Yel-Yel, LKBB, Sandi Morse Semaphore, Scout Challenge, Pionering, hingga Fotografi untuk tingkat SD dan Vlog untuk tingkat SMP.

Lebih dari sekadar lomba, ajang ini juga menjadi tiket menuju tingkat provinsi. Regu terbaik akan menjadi duta Sako SIT Surabaya dalam Laga 4 Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang. Dengan berakhirnya Laga 3, SIT Surabaya kembali menegaskan komitmennya melahirkan generasi muda yang unggul dalam keterampilan, berjiwa kepemimpinan, dan berkarakter Islami.
