Penulis: Izzul Mujahid
Magetan, JSIT-JATIM.COM – SMPIT dan MAIT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan mengawali tahun pelajaran 2025/2026 dengan menggelar upacara perdana pada Senin (21/7) yang dilaksanakan di halaman utama pesantren. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ustadz Isgianto, selaku anggota Dewan Pengurus Yayasan Nur Rosyidah Baitul Qur’an Al Jahra Magetan.
Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting yang bersumber dari lima wasiat Imam Syafi’i. Wasiat ini ditujukan bagi para penuntut dan pemberi ilmu agar menjadikan proses pembelajaran sebagai jalan meraih keberkahan dan ridha Allah SWT. Lima prinsip utama tersebut adalah:
Lillahi Ta’ala – Niatkan belajar semata-mata karena Allah, bukan karena pujian atau nilai semata.
Adab Sebelum Ilmu – Menanamkan adab sebagai landasan utama sebelum mengejar ilmu.
Tinggalkan Maksiat – Ilmu adalah cahaya yang tidak akan masuk ke dalam hati yang kotor oleh dosa.
Hormat dan Sayang – Bangun suasana saling menghormati dan menyayangi, antara guru dan murid serta antar sesama.
Jer Basuki Mawa Bea – Keberhasilan selalu membutuhkan pengorbanan, baik dalam bentuk tenaga, biaya, maupun waktu.
“Ilmu tidak akan bermanfaat tanpa fondasi yang kokoh. Mari kita jadikan nilai-nilai luhur ini sebagai bekal dalam menjalani hari-hari di pesantren. Jangan lelah berjuang,” tegas Ustadz Isgianto.

Kegiatan ini menandai dimulainya proses pembelajaran di lingkungan SMPIT dan MAIT Baitul Qur’an Al Jahra yang tidak hanya menekankan aspek akademik, namun juga pembentukan karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Diharapkan seluruh santri dapat menjalani tahun ajaran baru ini dengan semangat, kedisiplinan, dan komitmen untuk menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, beradab, dan peduli.
