SURABAYA— JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses Akreditasi 2026 pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi proses akreditasi sesuai kebijakan dan instrumen terbaru.
Bimtek yang berlangsung di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti sekitar 180 peserta dari berbagai daerah, mulai Banyuwangi hingga Pacitan. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan sekolah dalam mempersiapkan akreditasi secara lebih matang dan terarah.
Hadir sebagai narasumber, Yuli Rahmawati, Asesor BAN PDM sekaligus Penjamin Standar Mutu JSIT Jawa Timur, serta Mizan, Penjamin Standar Mutu JSIT Jawa Timur. Keduanya memaparkan materi terkait pemahaman instrumen akreditasi, strategi persiapan, hingga teknis pembagian tugas dalam tim akreditasi.
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Edris Effendi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen JSIT dalam memberikan layanan pendampingan kepada seluruh sekolah anggota.
“Ini adalah bentuk komitmen JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur untuk memberikan pendampingan kepada seluruh sekolah anggota agar mampu melaksanakan akreditasi dengan hasil terbaik,” ujarnya.
Salah satu peserta dari SDIT Insan Mulia mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dalam mempersiapkan akreditasi.
“Saya sangat senang bisa mengikuti bimtek ini. Banyak pencerahan dan ide baru yang saya peroleh untuk persiapan akreditasi ke depan, termasuk memahami instrumen, pembagian tugas tim, serta berbagai tips penting lainnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh guna meningkatkan kualitas satuan pendidikan serta meraih hasil akreditasi yang optimal.
