SURABAYA – Semangat kemenangan Idulfitri di SDIT Al Uswah Surabaya tahun ini diwarnai dengan aksi nyata melalui program Syawal Challenge. Mengusung misi penguatan karakter, program ini berhasil mencatatkan angka partisipasi yang membanggakan dari seluruh jenjang kelas.
67% Siswa Taklukkan Tantangan “SaBar”
Puncak tantangan religiusitas terjadi pada Kamis, 2 April 2026 melalui program SaBar (Puasa Bareng) sunnah Syawal. Sebanyak 336 siswa atau 67 persen dari total siswa kelas 1-6 menjalankan puasa secara serentak.
Sekolah terus memotivasi para siswa untuk menyempurnakan ibadah ini hingga genap enam hari. Sebagaimana pesan yang digaungkan selama program, menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan luar biasa, yakni pahalanya dihitung seperti berpuasa setahun penuh.
Misi Silaturahmi: 210 Siswa Sambangi Guru

Tak hanya urusan ibadah vertikal, dimensi sosial juga diasah melalui tantangan silaturahmi ke kediaman guru yang berlangsung pada 27-31 Maret 2026. Sebanyak 210 siswa (42 persen) tercatat sukses menjalankan misi ini.
Respons luar biasa datang dari para orang tua yang sangat mendukung anak-anak mereka membangun kedekatan emosional dengan para pendidik di luar jam sekolah. Hal ini dinilai efektif dalam melatih tata krama dan keberanian berkomunikasi siswa.
Kawal Ketat dari Balik Layar
Keberhasilan ini tak lepas dari peran “keren” para wali kelas yang intens mengawal progres setiap siswa. Begitu pula dengan para guru non-wali kelas yang tetap semangat mensosialisasikan pentingnya puasa Syawal di tengah-tengah aktivitas mengajar harian.

Melalui sinergi ini, SDIT Al Uswah Surabaya berharap nilai-nilai luhur dari Syawal Challenge tidak hanya menjadi agenda musiman, tetapi menjadi bagian dari pembiasaan positif siswa sehari-hari.
Penulis: Sulaikah Kurniawati
