Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
jsit-jatim
  • Kiprah
    • Profile
    • Program
  • Artikel
  • Profil SIT
  • Download
    • Logo Resmi
    • Foto Resmi Pengurus Pusat
No Result
View All Result
jsit-jatim
No Result
View All Result
Home headline

Tamparan kepada Murid: Luka, Cinta, dan Hikmah di Baliknya

by Janan
2025/10/16 | 12:09
in headline, Kolom
Reading Time: 4 mins read
0
tamparan kepada murid

ilustrasi siswa yang mengalami penamparan di Sekolah

0
SHARES
254
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Penulis : Janan Raj, S.Pd (Kepala SDIT Al Ibrah Gresik)

Related Posts

180 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi 2026, JSIT Jatim Siapkan Sekolah Lebih Matang

Silaturahim Sekaligus Audiensi Bersama Kadisdik Jatim, JSIT Dorong Kolaborasi Prestasi Siswa

Tancap Gas! JSIT Jawa Timur Kini Naungi 444 Sekolah

JSIT Jatim Gelar Tryout TKA Online, Diikuti Lebih dari 4.000 Siswa

Beberapa waktu lalu, dunia pendidikan kita kembali riuh. Di sebuah SMA negeri di Lebak, Banten, seorang kepala sekolah menampar siswanya yang ketahuan merokok di lingkungan sekolah. Dalam hitungan jam, video dan beritanya viral di media sosial. Komentar pun mengalir deras . Ada yang marah, ada yang membela, ada pula yang hanya bisa mengelus dada.

Menurut laporan Detik.com dan Liputan6.com, peristiwa itu terjadi di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat, 10 Oktober 2025. Seorang siswa berinisial ILP tertangkap basah merokok di area kantin belakang sekolah. Kepala sekolah, Dini Fitri, spontan menegur keras, lalu menampar pipinya — katanya, “bukan karena benci, tapi karena kecewa.”
Namun, orang tua siswa tidak bisa menerima tindakan itu. Mereka melapor ke polisi. Kasus pun bergulir. Kepala sekolah dinonaktifkan sementara, dan media mulai mengangkatnya ke permukaan.

Sekolah berubah gaduh. Ratusan siswa turun tangan, bahkan sempat mogok belajar. Ada yang membela kepala sekolah karena merasa beliau sosok yang peduli dan tegas, ada pula yang menuntut penyelesaian adil bagi temannya. Dalam hitungan hari, tamparan kecil itu menjelma menjadi perbincangan besar. Bukan hanya soal disiplin, tapi juga tentang batas antara mendidik dan melukai.

Ketika Cinta Mendidik Menjadi Luka

Kalau kita jujur, mungkin banyak di antara kita yang dulu juga pernah “merasakan” tamparan guru — bukan karena kebencian, tapi karena cinta yang keras kepala. Dulu, tamparan sering dianggap bagian dari pelajaran. Tapi zaman berubah. Kini, setiap tindakan fisik di ruang pendidikan berada dalam sorotan tajam. Anak-anak kita hidup di era baru: mereka tumbuh di tengah kesadaran hak asasi, perlindungan anak, dan digitalisasi informasi.

Namun, peristiwa ini tidak seharusnya hanya dilihat dari satu sisi. Sebab di balik tangan yang terangkat itu, ada hati seorang pendidik yang barangkali sedang kecewa — melihat anak didiknya merusak diri sendiri. Kepala sekolah itu mungkin khilaf dalam cara, tapi niatnya bisa jadi lahir dari keinginan mendidik, bukan menyakiti.

Pendidikan Islam: Tegas Tapi Penuh Kasih

Dalam Islam, mendidik bukan sekadar menegakkan aturan, tetapi menumbuhkan akhlak. Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam hal ini. Beliau pernah menegur dengan tegas, tapi tidak pernah memukul.
Allah SWT pun berfirman:

“Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik.”
(QS. An-Nahl: 125)

Ayat ini sederhana tapi dalam maknanya. Hikmah berarti bijaksana: tahu kapan harus menegur, tahu kapan harus diam, dan tahu kapan harus memeluk. Dalam dunia pendidikan, hikmah berarti mampu menjaga hati murid agar tidak patah, meskipun sedang ditegur keras.

Maka, pelajaran penting dari peristiwa di Lebak ini bukan hanya tentang siapa yang salah, tapi bagaimana seharusnya kita mendidik dengan cara yang benar. Karena pendidikan tanpa kasih sayang tanpa ketegasan bisa berujung pada kelalaian.

Mendidik Tanpa Menampar

Kita semua sepakat: merokok di sekolah adalah pelanggaran serius. Tapi cara menegurnya juga menentukan hasilnya. Anak-anak sekarang bukan generasi yang takut pada tamparan, tapi mereka butuh alasan mengapa suatu tindakan salah. Mereka perlu didengar, bukan hanya diperintah.

Islam mengajarkan pendekatan tarbiyah membina hati, bukan hanya menghukum. Guru sebaiknya menjadi teladan, bukan algojo. Ketika anak melakukan kesalahan, itu kesempatan untuk menanamkan nilai, bukan menyalakan amarah.

Sebab sejatinya, pendidikan adalah seni mengubah hati , bukan sekadar mengatur perilaku.

Rekonsiliasi dan Harapan

Akhirnya, kabar baik datang. Kepala sekolah dan siswa itu bertemu, saling memaafkan, dan sepakat menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama. (Liputan6.com)
Langkah sederhana, tapi berharga: karena memaafkan adalah bagian dari mendidik juga.

Kita berharap, tamparan di Lebak menjadi tamparan kesadaran bagi semua pihak — bahwa mendidik butuh hati yang luas, bukan tangan yang ringan. Bahwa anak-anak kita perlu dibentuk dengan akhlak, bukan dengan rasa takut. Dan bahwa guru, orang tua, serta siswa, semuanya sedang sama-sama belajar menjadi manusia yang lebih baik.

Menutup dengan Renungan

Dalam dunia pendidikan Islam, cinta dan disiplin bukan dua kutub yang bertentangan, melainkan dua sayap yang harus seimbang. Terlalu lembut, anak bisa kehilangan arah. Terlalu keras, anak bisa kehilangan rasa. Maka tugas kita, para pendidik dan orang tua, adalah menemukan keseimbangannya.

Tamparan yang viral itu mungkin hanya satu peristiwa. Tapi gema maknanya jauh lebih besar: mengingatkan kita bahwa sekolah bukan tempat menghukum, melainkan tempat belajar — belajar tentang ilmu, tentang adab, dan tentang kasih sayang yang menuntun pada kebaikan.

Karena pada akhirnya, pendidikan sejati bukan tentang menaklukkan murid, tapi menumbuhkan manusia.
wallahu a’lam bish shawab

Tags: Janantamparan kepada murid

Janan

Kepala SDIT Al Ibrah Gresik | Staf Humas JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur

RekomendasiBerita

Berita Surabaya

Guru Kunci Peradaban

by SIT Permata Surabaya
26 November 2025
0
84

Pagiku cerahku, matahari bersinarKu gendong tas merahku di pundakSlamat pagi semua kunantikan dirimuDi depan kelasmu menantikan kami Guruku tersayang, guruku...

Read more

Inilah Rahasia SDIT yang Mencetak Hafidz 30 Juz, Meskipun Tetap Dekat Dengan Ayah Bunda

26 April 2025
255

Olimpiade Sekolah Islam Terpadu Jawa Timur Diikuti Hampir 5.000 Peserta, Babak Penyisihan Dimulai

26 Agustus 2025
273

Tiga Hari di Tretes: Mukhoyyam Al-Qur’an JSIT Jatim Tinggalkan Jejak Mendalam

18 November 2025
192

Keteteran Jadi Humas? Begini Caranya Menyusun Berita Sekolah dengan AI

12 November 2024
96
Next Post

Pengurus JSIT Jawa Timur Studi Tiru ke Gontor, Pelajari Kemandirian Ekonomi Pesantren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

headline

180 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi 2026, JSIT Jatim Siapkan Sekolah Lebih Matang

by kontributor jsit
5 April 2026
0
109

SURABAYA— JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses Akreditasi 2026 pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan...

Read more

SMPIT Permata Ummat Trenggalek Juara 1 TKA Kabupaten, Nilai Bahasa Indonesia dan Matematika Lampaui Rata-rata Jatim

Luar Biasa, Aqila Naura Kasyifa Rampungkan Hafalan 30 Juz Saat Duduk di Kelas 5 SD

Prestasi Gemilang SDIT Al Ibrah Gresik Raih Ratusan Medali pada Ajang IKMC 2026

SDIT Nurul Fikri Gandeng BNN, Bekali Siswa Bahaya Narkoba Sejak Dini

Gandeng International School Al Abidin, SDIT Permata Mulia Buka Program ICT dan Tahfidz Class Pertama di Mojokerto

SDIT Al Ibrah Cetak Prestasi Membanggakan di TKA 2026, Dua Siswa Raih Nilai Sempurna 100

Load More

Popular Posts

Terbaru! Cara Mendapatkan NRG Setelah Lulus PPG dan Jadwal Penerbitannya

by Anjaya Wibawana
2 Juni 2025
1
12.4k

Inilah Kumpulan Falsafah Pendidikan Gontor yang Menginspirasi Pimpinan SIT se-Jatim

by Anjaya Wibawana
8 Februari 2025
0
8.4k

Tanpa Andalkan SPP, Gontor Sejahterakan Guru Lewat Unit Usaha

by admin
8 Februari 2025
0
4.8k

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah Jawa Timur, Pusat penggerak dan pemberdayaan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia menuju sekolah efektif dan bermutu

Facebook Youtube Instagram

© 2025 JSIT  Indonesia Wilayah Jawa Timur

  • Dewan Redaksi | Ketentuan Web | Kebijakan Umum
No Result
View All Result
  • Artikel Anggota
  • Berita
  • Cari Anggota
  • Download
  • Grup Anggota Default
  • JSIT Jawa Timur – Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Berita
  • Keislaman
  • Kiprah
  • Kirim Artikel Baru
  • Login
  • Lupa Kata Sandi
  • Pendaftaran
  • Privacy Policy
  • Profil Saya
  • Profile
  • Program
  • Semua Grup
  • Syarat dan Ketentuan Web
  • Anggota

© 2023 jsit-jatim.com | - Media Digital JSIT Membangun Branding & Menebarkan Inspirasi by jsit-jatim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In