Surabaya – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jawa Timur melalui Bidang Pengembangan Prestasi Siswa (BP2S) resmi menggelar Olimpiade Sekolah Islam Terpadu Jawa Timur 2025. Ajang kompetisi akademik ini diikuti hampir 5.000 murid SIT dari jenjang SD, SMP hingga SMA se-Jatim.
Babak penyisihan mulai dilaksanakan hari ini, Selasa (26/8/2025) untuk jenjang SD. Sesi pertama memperlombakan mata pelajaran Matematika, disusul sesi kedua dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyisihan tingkat SD yang diikuti ribuan peserta. Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah peningkatan prestasi akademik siswa SIT di Jawa Timur.
“Olimpiade ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan daya saing akademik siswa sekolah Islam Terpadu,” ujarnya.
Sementara itu, untuk jenjang SMP, babak penyisihan akan dilaksanakan pada Selasa (2/9/2025) dengan tiga mata pelajaran, yakni Matematika, IPA, dan IPS. Sedangkan jenjang SMA akan digelar pada Rabu (3/9/2025) dengan mapel Matematika, Peminatan IPA, serta Peminatan IPS.
Ketua panitia, Idrus Asnawi, menyebutkan bahwa dari total 2.482 peserta terdaftar jenjang SD, sebanyak 2.396 siswa mengikuti babak penyisihan hari ini. Semua peserta mengerjakan soal secara jujur dengan pengawasan langsung dari guru di sekolah masing-masing, serta supervisi dari Kabid BP2S Daerah.
Pelaksanaan olimpiade ini dilakukan secara daring dengan dukungan mitra JSIT, yaitu LBB Nurul Fikri. Panitia memastikan setiap sekolah menyiapkan jaringan internet yang stabil agar lomba berjalan lancar.
“Alhamdulillah semua berjalan baik. Semoga prestasi siswa SIT Jawa Timur semakin meningkat,” tambah Ustadz Edris.

Pengumuman hasil penyisihan olsit tgl brp min?